Turnamen Biliard Nine Ball Dalam Rangka Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Turnamen Biliard Nine Ball Dalam Rangka Peringati HUT Bhayangkara ke-80

SORONG.SorongPos.Com,- Turnamen Biliard Papua Barat dan Papua Barat Daya Bhayangkara Cup Volume I, kategori handyca kategori 3,3B,3A dan 4 secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda Olahraga Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Bernadus Asmuruf mewakili Gubernur PBD, Sabtu(13/6). Pertandingan yang memasuki babak utama dengan jumlah sebanyak 128 atlit dari rumah biliard di Sorong. Sementara itu Wakapolda PBD Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa S.I.K dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Haji Basri selaku pemilik biliard dalam rangka mendukung suksesnya turnamen nine ball, dalam rangka memperingati HUT Bhayangkara ke-80 yang dirayakan 1 Juli 2026 mendatang. Kejuaraan tersebut ditandai pemukulan bola biliard oleh Kajari Sorong Frangki Son Laku S.H,M.M,M.H.

Lebih lanjut Wakapolda menjelaskan bahwa maksud dan tujuan dilakukan kegiatan ini yakni 3 aspek yang tentunya dalam rangka HUT Bhayangkara. Menurutnya aspek yang pertama adalah pembinaan olahraga dan ivent seperti ini sangat penting, dikarenakan sesuai dengan pengamatannya di Papua Barat Daya secara khusus Kota Sorong dan Aimas Kabupaten Sorong banyak sekali rumah biliard. ” Banyak anak-anak kita hobby masuk ke rumah biliard. Ivent ini, kami harap bisa menjadi ajang bagi para peminat atau pemain billiard dalam mengasah kemampuannya, untuk bisa jadi pemain profesional dan kedepan dapat bertanding mewakili provinsi di kancah nasional. Bahkan bisa menjadi atlit profesional mengikuti kejuaraan internasional,” akunya.

Selain itu Wakapolda menegaskan asepk kedua yakni melalui ivent yang dilaksanakan. Dimana dirinya ingin sekali membangun iklim investasi di Papua Barat Daya. Misalnya pembangunan rumah biliard dengan mengeluarkan investasi yang tidak sedikit. Tentunya jika banyak peminat pemain billiard, maka dapat memberikan keuntungan bagi pemilik rumah biliard. Oleh karena itu kata Wakapolda dari hal-hal yang kecil pihaknya mengajak tentunya berkolaborasi, bersinergi tetap menjaga rumah biliard sebagai salah satu upaya dalam menjaga iklim investasi di PBD. Disamping itu aspek ketiga adalah dari Kamtibmas, dimana biliard bisa mengajarkan orang untuk mengendalikan dirinya. Bahkan kata Wakapolda biliard adalah tempat yang representatif. Dikarenakan orang datang menyalurkan bakatnya, kegiatan positif dapat membangun karakter orang. ” Peminat biliard banyak anak-anak muda, jadi dapat dibina dan menyalurkan bakat secara baik” bebernya. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *