WAISAI.SorongPos.Com,- Menjelang pelaksanaan Pre-event Geofest 2026 di Geopark Raja Ampat pada tanggal 8 dan 9 Juni 2026 pada esok hari, General Manager (GM) UNESCO Global Geopark (UGGp) Raja Ampat, Klasina Rumbekwan menjelaskan tahap finalisasi yang telah disiapkannya. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui awak media di lokasi venue yakni Gedung Pusat Informasi Geologi (PIG) Geopark Raja Ampat belum lama ini.
Disampaikan Klasina Rumbekwan, berkat kerjasama dan bantuan banyak pihak khususnya mitra-mitra Geopark Raja Ampat, proses finalisasi persiapan terkait venue, tamu undangan baik dalam dan luar negeri, lalu kegiatan dan atraksi budaya yang akan dipersembahkan termasuk acara utama, yakni Dialog Budaya, telah disusun dan dimatangkan agar sesuai dengan tema utama Geofest 2026.
“Sementara telah fix adalah akan hadir utusan dari Kemenpar, Geopark Lenggong, Geopark Toba Caldera, Geopark Gunung Sewu, Geopark Meratus, serta utusan siswa-siswi sekolah menengah di Raja Ampat dan sebagian Kota Sorong yang kami undang langsung,” jelasnya
Ditambahkannya, Pre-event Geofest 2026 yang dilaksanakan pada tanggal 8 Juni, juga bersamaan dengan peringatan World Ocean Day atau Hari Laut Sedunia, sehingga dirinya akan merasa akan menjadi kebanggaan dan kebahagiaan bersama saat pelaksanaannya. Dimana seluruh tamu undangan dan partisipan acara ini turut merayakannya dan juga momentum Cagar Biosfer yang telah dinobatkan kepada Raja Ampat sejak 2025 lalu.
Menurutnya, pelaksanaan Pre-event Geofest 2026 ini juga dapat menjadi momentum, untuk mengingat bahwa laut
bukan hanya sumber ekonomi, tetapi juga sumber kehidupan, budaya, pengetahuan tradisional, dan identitas masyarakat kepulauan serta Raja Ampat merupakan salah satu kawasan laut paling penting di dunia yang dijaga bersama oleh masyarakat adat, pemerintah, dan berbagai mitra konservasi.
“Selain sekaligus akan merayakan World Ocean Day yang berhubungan dengan status Cagar Biosfer Raja Ampat, harapan kami acara ini berjalan sukses yang nantinya akan dilanjutkan pada Main-event di Toba Caldera di bulan Juli,” urainya.
