Dapat Pelatihan dan Sertifikasi Kompeten 40 OAP Diberikan Alat Pendukung Tour Guide

Dapat Pelatihan dan Sertifikasi Kompeten 40 OAP Diberikan Alat Pendukung Tour Guide

SORONG.SorongPos.Com,- Mewakili Gubernur Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Asisten II Pemerintah Provinsi PBD Bidang Ekonomi dan Pembangunan Viktor Solossa S.PD,ST,MT menutup kegiatan pelatihan dan sertifikasi kompetensi skema pemandu wisata (Tour Guide) tenaga kerja bagi orang asli Papua (OAP) yang diikuti 40 OAP, kegiatan yang berlangsung di Swiss Bell Hotel dari tanggal 10 – 12 Juni 2026. Dilanjutkan dengan penyerahan sertifikasi kompetensi pemandu wisata oleh 2 orang perwakilan dan diserahkan langsung Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Angin Mammiri Makasar Dr Farid Said M.Pd,CHE,CTE.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Yusdi N Lamatenggo menjelaskan, bahwa pariwisata sangatlah luas, oleh karena itu yang harus di tata adalah sumber daya manusia (SDM). Menurutnya jika berbicara pariwisata bukan karena keindahan alam dan kemewahaan gedung.Tetapi kualitas SDM yang paling utama dan service pelayanan Dicontohkankan jika memiliki alam dan pemandangannya indah.Tapi pariwisatanya tidak berkembang, banyak gedung hotel dan mall. Tetapi kalau tidak ada tamu yang menginap. ” Kenapa sampai begitu, ternyata yang menentukan bukans faktor keindahan dan kemewahan. Tapi tergantung service dan pelayanan,” terangnya.

Lanjut Yusdi jika bergerak di sektor jasa, maka service dan pelayanan adalah yang paling utama. Misalnya restoran mewah tetapi service dan pelayanan kurang bagus, maka pelanggan tidak akan pernah mau datang lagi. Bahkan destinasi wisata boleh bagus dan indah, tetapi kalau pelayanan tidak memuaskan. Dipastikan turis tidak akan pernah kembali datangi destinasi tersebut. Sedangkan service dan pelayanan menjadi baik tergantung dari SDM. Oleh karena itu pihaknya sangat menginginkan semua pekerja dibidang pariwisata di Papua Barat Daya harus berkompetenesi dan memiliki sertifikasi kompetensi, mulai dari pekerja hotel, home stay, kapal,resort, pemandu wisata, sampai dengan sopir kendaraan. ” Kalau SDM belum siap, tidak tahu apa-apa maka pasti pelayanan tidak akan maksimal,” akunya.

Ditambahkan Yusdi pula pihaknya tidak hanya memberikan pelatihan sertifikasi kompetensi tour guide bagi OAP. Akan tetapi juga diberikan bantuan barang kepada semua pemandu wisata. Dimana mereka akan diberikan wireless mikrofon sebanyak 40 unit, sehingga pelayanan kepada wisatawan menjadi lebih baik. Kemudian juga diberikan bantuan handie talkie sebanyak 8 unit dan GPS juga sebanyak 8 unit. Selain itu juga diberikan paket bantuan live jaket bagi pemandu wisata sebanyak 76 unitm ” Jadi kita latih dan kasih ilmu. Kemudian sebelum bertanding dikasih perlengkapan, supaya saat kerja dilapangan nantinya. Hasil maksimal. Teman-teman alumni pelatihan ini, selain memiliki ilmu juga memiliki perlengkapan,” tegasnya.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *