Kembali Operasional, Gubernur PBD Resmikan Penggunaan Bandara Paniki di Pulau GAG

Kembali Operasional, Gubernur PBD Resmikan Penggunaan Bandara Paniki di Pulau GAG

SORONG.SorongPos.Com,-Setelah sempat dilakukan penghentian operasional penambangan nikel oleh pemerintah pusat melalui Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Namun setelah dilakukan evaluasi oleh pemerintah pusat, kini PT GAG Nikel kembali diberikan ijin operasional pertambangan di pulau GAG Kabupaten Raja Ampat.

Terkait dengan operasional penuh kembali PT GAG Nikel, pantauan jurnalis baik online maupun televisi, Kamis (25/9) PT GAG Nikel dikunjungi oleh Deputi PPKL dari Kementrian Lingkungan Hidup Raiso Ridho Sani bersama rombongan yang terdiri dari Direktur PDLUK Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nety Widayati, Direktur Operasi PT Antam yang merupakan BUMN Hartino, Gubernur Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Elisa Kambu, Bupati Kabupaten Raja Ampat Orideko Iriano Burdam,Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi PBD Julian Kelly Kambu dan Sorong Office dan Comdef Manajer Ruddy Sumual. Kedatangan rombongan Deputi PPKL Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan menggunakan Helikopter didampingi Gubernur PBD dan Bupati Raja Ampat serta Direktur PDLUK dan Direktur Operasi PT Antam. Sedangkan rombongan lainnya dengan menggunakan pesawat Cessna dengan kapasitas penumpang sebanyak 12 orang.

Adapun kedatangan rombongan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan guna melihat secara langsung pengelolaan kajian lingkungan dan dampak lingkungan pada operasional penambangan nikel pada PT GAG Nikel di pulau GAG. Namun kedatangan rombongan tersebut, yang menariknya adalah peresmian kembali penggunaan bandara udara Paniki di pulau GAG Nikel, ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Gubernur Provinsi PBD di saksikan rombongan dan warga masyarakat di pulau GAG Nikel. Keterangan yang diperoleh sesuai sambutan dari Sorong Office dan Comdef Manajer PT GAG Nikel bandara udara Paniki terakhir kali digunakan pada tahun 2008 silam. Kini kembali beroperasional lagi ditandai dengan landing perdana pesawat Cessna. Kemudian bandara udara Paniki pulau GAG memiliki panjang landasan kurang lebih 1200 meter. Dihadapkan dengan kembali beroperasi bandara udara tersebut, dapat meningkatkan pelayanan kepada warga masyarakat termasuk mendukung pariwisata di kabupaten Raja Ampat.

Sementara itu Gubernur Provinsi PBD Elisa Kambu dalam sambutannya di hadapan warga masyarakat pulau GAG mengucapkan terima kasih kepada PT GAG Nikel yang sudah berupaya untuk memperpanjang landasan pacu bandara Paniki. Selain itu juga selaku pimpinan di Provinsi PBD mengucapkan terima kasih kepada Presiden RI melalui Kementrian Perhubungan yang telah memberikan ijin pengoperasian bandara Paniki di pulau GAG Nikel. Menurutnya bandara ini kedepan akan dilakukan pengaspalan dan dibangun fasilitas pendukungnya baik terminal, menara tower dan semunya untuk sisi keselamatan penerbangan. Hanya saja Gubernur meminta kepada warga masyarakat setempat untuk menjaga keamanan,sehingga kedepan operasional bandara ini dapat mendukung dari semua aspek baik sosial,budaya,ekonomi sampai dengan pariwisata di kabupaten Raja Ampat. ” Jadi kalau menara tower dan kesiapan lainnya. Itu urusan Gubernur PBD dan Bupati Raja Ampat. Ini bagus dan baik sekali, dioperasional kembali. Jadi kalau musim Selatan dan Utara laut sangat tidak bersahabat. Nah turis yang mau berkunjung ke Pianemo,Mansuar dan lokasi wisata lainnya. Tinggal dari Sorong naik pesawat ke bandara ini, dan menyebrang ke spot-spot wisata disini. Jadi jaraknya ke lokasi wisata semakin dekat,” akunya.
Selain itu kata Gubernur dengan beroperasi bandara Paniki kembali dapat mendukung roda perekonomian dan sosial di pulau GAG dan sekitarnya. ” Banyaklah, kalau ada masyarakat yang sakit. Perlu penanganan media, kalau lewat laut mungkin sampai Sorong dengan catatan jarak tempuh yang jauh. Maka nyawanya tidak tertolong lagi
Gi, tapi kalau dari bandara sini sampai Sorong 35 sampai 45 menit,langsung dievakuasi ke rumah sakit guna dapat penanganan medis. Saya kira begitu dulu ya,” terangnya. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *