SORONG.SorongPos.Com,- Bertempat di kelurahan Kladufu Distrik Sorong Timur Kota Sorong, Walikota Sorong yang diwakili Staf Ahli Bidang Pengembangan Otsus Pemkot Very Kambuaya melakukan penandatangan berita acara sekaligus penyerahan kunci secara simbolis MCK Komunal dan sumur bor tahun 2026. Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Sorong Andreas Adii saat ditemui media,Jumat (25/9) menjelaskan bahwa, proyek pembangunan MCK Komunal dan Sumur Bor, bersumber dari dana otonomi khusus tahun 2026 melalui DIPA Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Sorong. Dijelaskannya pula lokasi pembangunan MCK komunal dan sumur bor yakni kelurahan Klasaman Distrik Klaurung, kelurahan Kladufu Distrik Sorong Timur dan keluruahan Klabulu Distrik Malaimsimsa.
Dibeberkannya juga pembangunan MCK komunal dan sumur bor sebesar Rp 500 juta.
” Jumlah unit MCK komunal berlokasi pada 3 titik dan sumur bor ada 3 titik,” ujarnya.
Lebih lanjut Andreas menegaskan, kepada warga penerima manfaat agar menggunakan bantuan yang diberikan agar dijaga dengan baik, terutama warga sekitar dapat menggunakan secara bersamaan.
“Artinya satu atau dua titik yang kita bangun, tapi nanti berdampak kepada masyarakat di sekitar. Jadi tidak ada yang mengklaim satu atau dua penerima kepentingan komunal yang tentunya menjangkau seluruh warga masyarakat di sekitar,” ujarnya.
Selain itu kata Andreas, sangat banyak yang mengajukan proposal pembangunan MCK komunal dan sumur bor. Tetapi dengan anggaran terbatas,hanya bisa dibangun pada beberapa titik saja. Diakui Andreas bahwa masih banyak yang antri, untuk pembangunan MCK komunal dan sumur bor. Oleh karena itu permohonan diajukan melalui kepala kelurahan, kepala distrik. Tahapan ini dibahas dalam musrembangda, sehingga hari ini terjawab.
” Bukan berarti kita tidak mengabaikan yang lain. Tapi tentunya kita menyesuaikan dengan kemampuan anggaran Pemkot serta kita melihat dari pengamatan dilapangan yang lebih prioritas untuk dapat bantuan tersebut,” imbuhnya.(boy)

