SORONG.SorongPos.Com,- Bertempat di aula Mapolres Aimas,Selasa (8/9) dilakukan rapat koordinasi penaggulangan bencana kebakaran hutan dan lahan di kabupaten Sorong. Rapat koordinasi dipimpin oleh Sekda Kabupaten Sorong Nimrod Sesa S.I.P,, M.M dihadiri Kapolres Aimas AKBP Jems Oktovianus Tegai S.I.K dan Ketua DPRD Kabupaten Sorong. Usai rapat koordinasi Sekda Kabupaten Sorong Nimrod Sesa S.I.P., M.M saat ditemui media di Mapolres menjelaskan, melihat situasi saat ini yang memasuki musim kemarau. Dimana sudah disepakati pembentukan satuan tugas penanggulangan kebakaran dan lahan (Satgas Karhutla) di Kabupaten Sorong dan juga pembentukan posko. Menurutnya juga saat ini, pihak badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) sedang menyiapkan surat keputusan Bupati kaitan dengan pembentukan satgas karhutla di kabupaten Sorong. Selain itu juga sudah disepakati akan memakai satu gedung sebagai posko induk. ” Kita berharap satu atau dua hari kedepan semua sudah siap, hingga kita bisa koordinasi terkait karhutla di kabupaten Sorong. Kesempatan nya buat SK Satgas dan posko,” ujarnya.
Lebih lanjut Nimrod menguraikan, terkait dengan sumber daya. Nanti akan disesuaikan setelah satgas terbentuk dan dilakukan inventarisir mulai dari mobil pemadam kebakaran dan rencana akan melibatkan masyarakat dan stakeholder yang ada termasuk para kepala distrik dan kepala puskesmas akan dilibatkan semua. Soal kapan SK Satgas dikeluarkan, kata Nimrod setelah rapat koordinasi dimana tim dari BPBD bersama Polres dan unsur TNI akan mengisi jabatan ataupun struktur satgas sesuai dengan keputusan Menteri. ” Sesegera mungkin setelah nama semua sudah disiapkan. Kita sampaikan ke pak Bupati untuk ditandatangani,” tegasnya.
Lebih jauh Nimrod mengatakan pembentukan satgas bukan hanya pada saat musim kemarau. Tetapi pada saat musim hujan juga sudah harus disiapkan. Menurutnya bencana atau musibah tidak dapat dipastikan. Tetapi pihaknya berharap tidak terjadi. ” Tapi kalau terjadi kita sudah siap,” urainya.
Saat ini lanjut Nimrod menegaskan sesuai dengan data kepolisian karhutla yang terjadi di Kabupaten Sorong sebanyak 13 titik yang sudah terjadi kebakaran. Sedangkan berapa hektar lahan terbakar pihaknya belum dapat melakukan inventaris. ” Nah satgas dibentuk supaya terkoordinir dan terorganisasi dalam menangani karhutla. Kemudian tidak berjalan sendiri- sendiri baik teman-teman pemda,polisi maupun TNI,” imbuhnya.
Selain itu Sekda juga menghimbau kepada warga masyarakat di kabupaten Sorong agar menjaga lingkungan dengan baik dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Kemudian kalau masyarakat yang berkebun, jika pulang harus memastikan api sudah padam.(boy)

