SORONG.SorongPos.Com, Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Daya (PBD) Kompol Jenny Hengkelare melalui release kepada media, Senin(27/7) menjelaskan bahwa, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda PBD terus menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter disiplin serta meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut menjadi perhatian khusus Direktur Lalu Lintas Polda PBD, Kombes Pol. Sigit Hari Wibowo, S.I.K., M.H., melalui berbagai kegiatan edukatif di lingkungan sekolah.
Diuraikannya pula personel Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda PBD yang dipimpin Kanit Dikmas Subdit Kamsel Ipda Junias Panjaitan, S.H., melaksanakan kegiatan sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera di sejumlah sekolah di Kota Sorong.
Kegiatan berlangsung di SMK Negeri 3 Kota Sorong, SMA Negeri 2 Kota Sorong, SMP Negeri 3 Kota Sorong, dan SMP Negeri 7 Kota Sorong. Dalam amanat upacara, personel Ditlantas menyampaikan pentingnya menanamkan budaya disiplin, mematuhi tata tertib sekolah, serta meningkatkan kesadaran akan keselamatan berlalu lintas sejak usia dini.
Selain itu para pelajar diberikan pemahaman mengenai aturan berlalu lintas, di antaranya batas usia minimal untuk memperoleh Surat Izin Mengemudi (SIM), kewajiban menggunakan helm berstandar SNI saat berkendara maupun dibonceng, larangan mengendarai kendaraan bermotor bagi yang belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki SIM, serta pentingnya menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Sementara itu Direktur Lalu Lintas Polda PBD Kombes Pol. Sigit Hari Wibowo, S.I.K., M.H. menegaskan, edukasi kepada pelajar merupakan langkah preventif yang terus digencarkan sebagai upaya menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Melalui pembinaan tersebut diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang melibatkan usia pelajar dapat ditekan.
“Kami ingin membentuk generasi muda yang disiplin, taat aturan, serta memiliki kepedulian terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Kesadaran berlalu lintas harus ditanamkan sejak usia sekolah agar menjadi budaya yang melekat dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Papua Barat Daya berharap sinergi antara kepolisian dan pihak sekolah semakin kuat dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, sadar hukum, dan memiliki budaya tertib berlalu lintas demi terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Papua Barat Daya.(boy)

