SORONG.SorongPos.Com,-Pasca kontak senjata yang terjadi antara aparat TNI dari Satuan Tugas Batalion Marinir (Yonmar) 10 Operasi Habema dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang terjadi di kampung Sori Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat Provinsi Papua Barat Daya. Dalam kejadian tersebut dua anggota prajurit Yonmar Satgas Operasi Habema gugur.
Sementara itu Danrem 181/ PVT (Praja Vira Tama) Brigjen TNI Slamet Riyadi S.I.P saat ditemui media, Minggu(22/3) di depan RSAL Dr.R.Oetojo Sorong mendampingi Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu dan Bupati Maybrat Karel Morafer mengucapkan turut berduka cita kepada dua prajurit TNI AL yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Dijelaskan Danrem juga setelah kejadian tersebut. Dimana pihaknya dari TNI- AD sudah meningkatkan kewaspadaan dan sudah pihaknya sudah memetakan peta daerah kerawanan yang ada. Bahkan kata Danrem, kedepan pihaknya akan melaksanakan pengawasan yang lebih ketat dan akan menambah pasukan ataupun digeser pasukannya termasuk satgasnya adalah Habema. ” Kita melakukan koordinasi ketat. Nah prajurit Marinir masuk dalam satgas Habema, kita koordinasi terus dengan Kasatgas Habema,” ungkapnya.
Diuraikan Danrem juga di dalam operasi ada Satgas dibawah Korem 181/PVT dan juga Satgas Habema, sehingga dengan adanya sektor-sektor yang sudah dibagi. Dimana dapat dipakai untuk saling menutup dan apabila terjadi gangguan atau hambatan dilapangan dapat segera mengambil tindakan. ” Soal penambahan pasukan TNI-AD. Itu sedang kita rencanakan dan perkuat intelijen, sehingga informasi dari masyarakat termasuk aparat intelijen dapat kita kembangkan,” bebernya.
Lebih lanjut Danrem menegaskan dari pihak Korem, sudah ada dugaan dan indikasi dari para pelaku yang melakukan aksi sehingga menyebabkan gugur dua prajurit dari Satgas Habema. Akan tetapi lanjut Danrem pihaknya akan menyampaikan informasi, jika memang sudah mendapatkan informasi akurat dari lapangan. ” Seperti kejadian kemarin di Tambrauw, itu setelah kita dapatkan dan dikembangkan. Dengan kejadian ini, tidak mengurangi kebersamaan di antara kita TNI dan Polri,” akunya.(boy)

