SORONG.SorongPos.Com,- Reinhard Nussy salah satu paman almahum Yohanes Edwintus Bido korban penyerangan di Distrik Bamusbama Kabupaten Tambrauw saat ditemui media, Selasa (17/3) di rumah duka di samping Gereja Efata Malanu menjelaskan bahwa, korban datang dari kampung halamannya yakni Kampung Ndua Ria Kecamatan Kelimutu, Kabupaten Ende,Nisa Tenggara Timur.Dimana almarhum baru tiba di Sorong pada bulan Januari tahun 2026. Dijelaskannya pula tujuan almahum ke Sorong adalah mencari pekerjaan.
” Kebetulan almarhum adalah keponakan istri saya. Jadi kita sama-sama di Tambrauw. Nah kesehariannya anak itu cerita dan mudah bergaul,” akunya.
Dibeberkannya juga almahum awalnya belum bekerja sebagai tenaga kesehatan. Akan tetapi diajak oleh dirinya bersama istri yang merupakan tantenya ke Tambrauw. ” Rencananya jenasah secepatnya dibawa ke kampung halaman. Saya dan istri akan antar ke sana,” akunya.
Lebih lanjut Reinhard mengatakan bahwa jenasah tiba di Sorong pada Selasa dini hari sekitar pukul 02.30 WIT. Menurutnya kabar kematian keponakannya sangat mengejutkannya dan tidak disangka sangka. ” Saya dengar kabar kematian sekitar jam 12.00 siang. Yang jelas anaknya pergaulan sangat baik dan disukai sama teman-temannya,” bebernya.
Sementara itu Sekertaris Flabamora Kota Sorong Fransiscus Bombang saat ditemui media menjelaskan bahwa, pihaknya dari keluarga besar Flabamora merasa kecewa. Hal ini dikarenakan dari kejadian sampai saat ini sudah hampir 24 jam, pihaknya belum mendapat kronologis kejadian secara utuh. ” Sehingga kita semua hanya tahu dari pemberitaan yang simpang siur, makanya kami lagi menunggu penjelasan terkait kronologis dari pihak berwenang,” ujarnya.
Selain itu juga Sekertaris Flabamora Kota Sorong menegaskan bahwa pihaknya akan menyampaikan penyataan sikap. ” Tunggu saja pasti kita akan sampaikan,” akunya.(boy)
Edwintus Bido Merantau Baru 2 Bulan Datangi Tanah Papua
