SORONG.SorongPos.Com,- Plt Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Provinsi Papua Barat Daya(PBD) Ir. Max Hehanussa saat ditemui media ini, Kamis(20/11) di Cafe Drei Kinder menjelaskan, bahwa pelaksanaan musyawarah daerah (Musda) DPD Partai Golkar PBD II bakal di buka oleh Ketua Umum DPP Partai Golkar Bahlil Lahadalia,Sekum dan Bendum. Selain itu juga turut hadir Plt DPD I Partai Golkar TB. Ace Hasan Syadzily selaku Gubernur Lemhanas. Adapun lanjut Max pelaksanaan Musda, akan dilakukan pada hari Sabtu,(22/11) di Hotel Aston. ” Ini Musda kedua partai Golkar sejak Provinsi PBD pisah dari Provinsi Induk Papua Barat. Yang pertama Musda Partai Golkar dibuka oleh Waketum. Waktu itu, terpilih pak Lambert Jitmau sebagai Ketum dan ibu Selvi Wanma sebagai Sekertaris,” akunya.
Lebih lanjut Max menjelaskan musda II, dalam rangka memilih kepengurusan yang baru periode tahun 2025-2030. Menurutnya juga bahwa hari ini, sudah dibuka pendaftaran bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar dan besoknya pengembalian berkas, untuk dilakukan evaluasi guna dilakukan penetapan bakal calon ketua. ” Penetapan dilakukan oleh tim SC dan DPP Partai Golkar dari bidang kepartaian. Jadi kriteria dan persyaratannya semua sudah ada,” urainya.
Lebih jauh Max menegaskan sampai dengan hari ini, sudah terdaftar dua calon yakni Septinus Lobat dan Febby Anjar. Dikatakan juga untuk pendaftaran dilakukan sampai dengan pukul 20.00 WIT. Ditambahkannya juga dalam pengembalian berkas pendaftaran harus memenuhi 30 persen dari pemegang hak suara.” Itu syarat yang harus dipenuhi, kalau tidak memenuhi. Dengan demikian bakal calon tersebut gugur,” ujarnya.
Ditegaskan Max juga bahwa kader yang mendaftar sebagai bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar PBD adalah semuanya kader. Dikarenakan pada partai Golkar, ada juga yang disebut kader kekaryaan. ” Partai Golkar ini ada karya dan kekaryaan. Jadi siapa yang mendaftar tetap adalah kader Golkar. Maka itu Golkar adalah perwujudan pembangunan yang dilengkapi karya kekaryaan,” terangnya. (boy)
Musda II DPD Golkar Papua Barat Daya, Bakal Dibuka Oleh Ketum DPP Golkar
