Staf Ahli Bidang Ekubang Buka Kejurda Taekwondo Provinsi PBD

Staf Ahli Bidang Ekubang Buka Kejurda Taekwondo Provinsi PBD

SORONG.SorongPos.Com,- Bertempat di gedung Doyo Polresta Sorong, Jumat(26/9) Gubernur Provinsi Papua Barat Daya diwakili oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan George Yarangga membuka secara resmi kejuaraan daerah Taekwondo Provinsi Papua Barat Daya. Kejuaraan daerah tersebut dihadiri oleh Kadisporakreraf Yusdi Lamatenggo dan Ketua Taekwondo Indonesia Papua Barat Daya Eltje Salomina Doo. Dalam sambutannya Ketua Umum Taekwondo Indensia Papua Barat Daya yang juga merupakan Kepala Biro Umum Pemprov Papua Barat Eltje Salomina Doo menjelaskan mengenai kejuaraan yang dilakukan. Dimana para wasit dan atlit Taekwondo Papua Barat Daya. Menurutnya kegiatan ini dapat terlaksana berkat dukungan dari Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata,Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya. ” Dukungan berupa dana,sehingga kegiatan kita dapa berjalan saat ini,” akunya.


Dijelaskannya juga bahwa kegiatan kejuaraan daerah, diikuti kurang lebih 20 orang atlit dari kota Sorong. Diakuinya bahwa pihaknya pada awalnya, ingin merekrut peserta lainnya dari kabupaten lainnya di Papua Barat Daya. Namun karena keterbatasan dana dan waktu, sehingga pihaknya dapat terlaksana. ” Paling tidak kami sudah tetap berupaya untuk melaksanakan kegiatan atau kejuaraan ini. Kedepan kami akan berupaya untuk melaksanakan semua atlit taekwondo yang ada di Papua Barat Daya,” tegasnya.
Dijelaskannya juga karena ini merupakan kejuaraan taekwondo pertama kali di Papua Barat Daya. Oleh karena itu wasit yang didatangkan dari luar Sorong yakni dari Jayapura termasuk dengan peralatannya di datangkan dari Jayapura. Sementara ini pengurus taekwondo di Papua Barat Daya belum memiliki sarana dan prasarana, untuk mendukung kejuaraan daerah tersebut.” Peralatan dan wasit pun kami datangkan dari Jayapura, sehingga membutuhkan biaya yang cukup besar untuk kegiatan ini,” bebernya
Bahkan kata Eda Doo sapaan akrabnya tetapi tidak mengurangi semangat pengurus untuk tetap memajukan olahraga taekwondo Indonesia di Papua Barat Daya,sehingga lewat kejuarda kali ini dapat menghasilkan atlit-atlit yang bisa mewakili provinsi Papua Barat Daya ke ajang nasional.

” Kalau tidak salah Popnas juga akan kami ikuti dan kejuaraan lainnya. Satu harapan kami ada perhatian khusus dari pemerintah khusus Disporaperkaf untuk kegiatan pembinaan wasit dan pelatihan, sehingga kedepan kita bisa mandiri sendiri,” akunya.
Lebih jauh Eda menjelaskan lewat dukungan Pemprov melalui Disporaparekraf, Taekwondo Indonesia di Papua Barat Daya mendapatkan perhatian khusus, oleha karena itu pihaknya berharap untuk kejuaraan kedepan akan lebih baik lagi. Dikarenakan saat ini di Papua Barat Daya punya atlit kurang lebih sekitar 200 orang lebih. ” Kita juga akan berbenah di tiap masing-masing kabupaten dan kota, sehingga kegiatan kedepan akan lebih baik lagi. Memang kita akan ketidaksempurnaan, akan tetapi dari ketidaksempurnaan itu akan menuju kepada kesempurnaan,” terangnya. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *