SORONG.SorongPos.Com,- Kepala Dinas Lingkungan Hidup,Kehutanan dan Pertanahan Kelly Kambu saat ditemui media ini, disela-sela pelaksanaan Festival Egek pada Desa Wisata Maumkarta Kabupaten Sorong menegaskan, dengan pelaksanaan festival ini berupa pembukaan sasi adat.
Hal ini menandai bahwa tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi. Dalam artian lanjut Kelly bahwa masyarakat sudah menyadari dengan sendirinya yakni menjaga kelestarian budaya dan lingkungan. Menurutnya pula kalau di daerah lain masih berjuang untuk menyadarkan masyarakatnya untuk melestarikan adat, berbeda yang dilakukan di Malaumkarta.

” Selain budaya, ini juga merupakan bagian dari lingkungan hidup yang perlu dilestarikan. Budaya dan lingkungan ibarat satu sisi mata uang. Memang tidak diperdebatkan. Tapi bersinergi, apakah budaya atau lingkungan atau sebaliknya,” tuturnya.
Lebih lanjut Kelly menjelaskan kelestarian lingkungan dan adat di Malaumkarta sudah berjalan. Oleh karena itu pihaknya juga tinggal memperjuangkan agar hal seperti ini menjadi contoh pada daerah lain di Provinsi Papua Barat Daya. Dengan cara merubah mainseat masyarakat yang warisan budaya semakin hilang.
Oleh karena itu kedepan pihaknya berharap adanya kolaborasi program dari kabupaten dan provinsi bisa bersinergi dalam rangka mengangkat warisan lingkungan dan budaya. Kemudian juga bisa menjadi pusat pertunjukan seni budaya lokal sekaligus mempromosi keindahan alam yang ada.
” Ini luar biasa, jarak dari Kota Sorong juga tidak jauh. Jadi wisatawan yang datang tidak hanya ke Raja Ampat, tapi mungkin bisa kesini melihat keindahan lingkungan dan alam serta budaya,” urainya.

