SORONG.SorongPos.Com,-Bertempat di aula Mapolda, Selasa(30/12) Kapolda Papua Barat Daya (PBD) Brigjen Pol Gatot Haribowo S.I.K,M.A.P didampingi It
Irwasda Polda PBD Kombes Pol F. Sanches Napitupulu S.I.K dan Karo Ops Polda PBD Kombes Pol Muji Hindo Harto S.I.K,S.H,M.M menggelar press release dalam rangka mempublikasikan kinerja dan keberhasilan Polda Papua Barat Daya dan Polres jajaran periode tahun 2025, guna membangun citra positif dan kepercayaan masyarakat kepada Polda Papua Barat Daya dan Polres jajaran.
Dalam press release tersebut dihadiri semua jajaran Pejabat Utama di Polda PBD. Dalam kesempatan itu Kapolda menjelaskan perbandingan data crime index tahun 2025, untuk kasus penganiayaan tahun 2024 sebanyak 441 dan tahun 2025 sebanyak 427, trend turun 3 persen. Kasus pencurian biasa tahun 2024 sebanyak 392, tahun 2025 sebanyak 338, trend menurun 13 persen, kasus curat tahun 2024 sebanyak 463, di tahun 2025 sebanyak 398, juga trend turun sebanyak 14 persen. Sedangkan kasus pengeroyokan tahun 2024 sebanyak 226 kasus, tahun 2025 213 kasus, trend menurun 14 persen. Kasus KDRT tahun 2024 48 kasus, tahun 2025 menjadi 62 kasus, trend meningkat menjadi 29 persen.

Kasus curas tahun 2024 sebanyak 107 kasus, tahun 2025 hanya 98 kasus, trend turun 8 persen. Kasus curanmor tahun 2024 sebanyak 434 kasus, di tahun 2025 meningkat atau naik menjadi 750 kasus, trend kenaikan sebanyak 72 persen. Kasus pembunuhan tahun 2024 sebanyak 8 kasus, tahun 2025 hanya 4 kasus, trend menurun 50 persen. Lebih lanjut Kapolda menjelaskan, untuk rangking ganguan kamtibmas jajaran Polres tahun 2025, Polres Raja Ampat untuk crime total sebanyak 189 dan crime clereance sebanyak 139, trend mencapai 73 persen. Polres Tambrauw crime total sebanyak 13 dan crime clereance sebanyak 9, trend 68 persen. Untuk Polresta Sorong Kota crime total sebanyak 2234 dan crime clereance sebanyak 1189 dengan trend 53 persen. Polres Sorong crime total sebanyak 363 dan crime clearence 134,trend 36 persen. Polres Sorong Selatan crime total 134 dan crime clereance 47 dengan trend 35 persen. Polres Maybrat crime total 24, crime clereance 7 dengan trend 29 persen.” Penilaian Polres dengan penyelesaian kasus terbaik sampai dengan terendah. Yang terbaik Polres Raja Ampat mencapai 73 persen yang terendah Polres Maybrat hanya 29 persen,” pungkasnya.
Dibeberkannya pula data laka lantas, dimana Polresta Sorong Kota tahun 2024 sebanyak 201 kasus, tahun 2025 menjadi 165 kasus. Sedangkan yang mengalami luka ringan tahun 2024 sebanyak 249 tahun 2025 hanya 108 orang. Untuk luka berat tahun 2024 sebanyak 69 di tahun 2025 naik menjadi 120. Sedangkan meninggal dunia tahun 2024 sebanyak 27 dan tahun 2025 hanya
15 orang. Selain itu juga Polres Sorong tahun 2023 sebanhan 99 kejadian, tahun 2025 menjadi 104 kejadian. Yang mengalami luka ringan tahun 2024 128 orang, tahun 2025 turun menjadi 110 orang. Sedangkan luka berat tahun 2024 sebanyak 31. Sedangkan di tahun 2025 meningkat menjadi 51 orang. Tercatat yang meninggal tahun 2024 sebanyak 14 orang di tahun 2025 menurun 11 orang.Polres Sorong Selatan tahun 2024 sebanyak 13 kejadian,2025 tahun turun 11 kejadian. Untuk yang mengalami luka ringan tahun 2024 sebanyak 6 orang, di tahun 2025 sebanyak 22 orang. Untuk luka berat tahun 2024 sebanyak 10 orang, tahun 2025 sebanyak 18 orang. Yang meninggal tahun 2024 dan 2025 sama 2 orang. Polres Raja Ampat tahun 2024 sebanyak 20 kejadian, tahun 2025 menjadi 12 kejadian. Yang mengalami luka ringan tahun 2024 17 orang dan tahun 2025 menjadi orang. Untuk luka berat tahun 2024 sebanyak 16 orang tahun 2025 menjadi 10 orang. Yang meninggal di tahun 2024 sebanyak 3 orang dan tahun 2025 menjadi 2 orang. Polres Tambrauw tahun 2024 sebanyak 3 kejadian, tahun 2025 sebanyak 4 kejadian. Yang mengalami luka ringan tahun 2024 sebanyak 4 orang, di tahun 2025 sebanyak 5 orang. Untuk luka berat tahun 2024 sebanyak 3 orang di tahun 2025 tidak ada. Yang meninggal di tahun 2024 sebanyak 3 orang dan tahun 2025 tidak ada. Polres Maybrat tahun 2024 sebanyak 16 kejadian dan tahun 2025 sebanyak 7 kejadian. Alami luka ringan tahun 2024 sebanyak 7 orang dan tahun 2025 menjadi 5 orang. Untuk luka berat tahun 2024 jumlah 8 orang dan tahun 2025 turun menjadi 6 orang. Yang meninggal tahun 2024 sebanyak 1 orang dan tahun 2025 naik menjadi 5 orang. Diuraikan Kapolda pula untuk data Anev tindak pidana yang ditangani setiap Polres. Untuk Polresta Sorong Kota tahun 2024 crime total sebanyak 990 untuk crime sebanyak 805. Sedangkan di tahun 2025,crime total 1154 kasus, crime clereance menjadi 795 kasus. Untuk Polres Sorong, tahun 2024 crime total sebanyak 412, crime clereance 223. Di tahun 2025 crime total 363 dan crime clereance 134. Polres Sorong Selatan tahun 2024 crime total 143, crime clereance 72. Tahun 2025 crime total sebanyak 125 dan crime clereance 47. Polres Raja Ampat tahun 2024 crime total sebanyak 140 dan crime clereance 70. Di tahun 2025 crime total 199 dan crime clereance 139 kasus.Polres Tambrauw tahun 2025 crime total 8 dan crime clereance 8. Di tahun 2025 crime total sebanyak 12 dan crime clereance menjadi 9. Polres Maybrat tahun 2024 crime total 16 kasus dan crime clereance 4 kasus. Tahun 2015 crime total 28 kasus dan crime clereance menjadi 7 kasus. Sedangkan penyelesaian kasus tindak pidana korupsi di jajaran Polres. Ada 5 kasus dugaan tindak pidana korupsi dan masing-masing 1 kasus di tangani di setiap Polres. Untuk Polresta Sorong Kota 1 kasus, Polres Sorong 1 kasus, Polres Sorsel 1 kasus, Raja Ampat dan Maybrat masing-masing 1 kasus. Lebih jauh Kapolda mengatakan mengenai penyelesaian kasus tindak pidana narkoba, untuk Polresta Sorong ungkap kasus sebanyak 26 dan penyelesaian kasus 24 dan tersisa 2 kasus. Polres Sorong sebanyak 10 kasus, penyelesaian sebanyak 9 tersisa 1. Polres Sorong Selatan kasus diungkap 8, penyelesaian 7 tersisa 1. Polres Raja Ampat pengungkapan kasus 7, penyelesaian 7, tidak ada yang tersisa. Sedangkan Polres Tambrauw dan Maybrat masing-masing ungkap kasus 1 dan penyelesaian kasus 1, tidak ada yang tersisa.(boy)

