Cegah Tindakan Kriminal Polresta Patroli Siang dan Malam

Cegah Tindakan Kriminal Polresta Patroli Siang dan Malam

SORONG.SorongPos.Com,-Kapolresta Sorong Kota Kombes Amry Siahaan,S.I.K., M.H melalui Kasat Reskrim Polresta Sorong AKP Afriangga U.Tan,S.Tr.K,S.I.K saat ditemui sejumlah media,Selasa(30/9) menegaskan,dalam rangka menyikapi situasi Kamtibmas di Kota Sorong, dikarenakan sudah menjadi keresahan warga masyarakat. Dengan demikian langkah yang diambil,akibat dari kejadian di kota Sorong akhir-akhir ini. Tentunya sesuai dengan pimpinan dalam hal ini Kapolresta, maka pihaknya rutin melakukan patroli dan grup siaga,semenjak pergantian pimpinan belum lama ini. Ditegaskanya pula pihak kepolisian melakukan patroli pada daerah yang dianggap rawan dan tempat-tempat sepi baik siang maupun malam.

” Fokus utama adalah lorong-lorong jalan. Kita lakukan patroli saat malam hari di atas pukul 01.00 atau pukul 02.00 sampai pukul 04.00 dini hari,” akunya

Lebih lanjut Afriangga menegaskan, langkah yang diambil pihak Reskrim melakukan pemantauan siber. Dalam rangka mengantisipasi, sebelum ada laporan polisi resmi.

” Kita biasanya atau kebiasaan masyarakat mengetek pada media sosial, kita pantau. Langkah yang kita ambil ketika video itu muncul, langsung komunikasikan dengan akun yang memposting guna mengetahui secara tepat tempat kejadian perkara (TKP),” bebernya.

Ditambahkannya juga pihak Reskrim akan mendatangi dan mengambil keterangan tentang kejadian, kemudian korban diarahkan ke Polsek atau Polres terdekat untuk mengambil tindakan proses hukum. Soal angka kriminal tahun 2025 dari bulan Januari lalu paling banyak 27 perkara khusus curanmor. Tetapi untuk presentasenya lanjut Kasat Reskrim naik turun.

” Kalau dari bulan Januari sampai September. Itu paling besar bulan Januari 27 kasus, sedangkan bulan April ada sekitar 20 perkara. Bulan September malah menurun khusus curanmor dan begal,” akunya.

Diakuinya tingkat kasus kriminal menurun dalam dua bulan terakhir ini, akibat dari patroli rutin siang dan malam. Ketika ditanya tindakan tegas terhadap para pelaku begal dalam hal ini tembak ditempat. Hak ini disebabkan para pelaku begal dalam melakukan aksinya terkesan brutal dan menakutkan.

” Sejauh ini belum ada perintah dari pimpinan, untuk kita mengambil tindakan tegas dan terukur. Saat ini kita bertindak humanis dan tidak ada upaya paksa yang berlebihan,” tegasnya. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *