SORONG.SoromgPos.Com,-Bertempat di lantai III Kantor Gubernur Provinsi Papua Barat Daya digelar acara penyerahan paskibra tingkat pusat perwakilan Papua Barat Daya (PBD) Gubernur PBD diwakili Kepala Dinas Pendidikan Pemprov PBD Adolof Kambuaya S.H,M.Si. Turut hadir perwakilan BPIP Pusat
yang mengantatkan pulang kedua paskibra dari PBD.
Selain itu pula hadir Kesbangpol Provinsi PBD Dr.Sellvyana Sangkek,SE,M.Si dan Perwakilan MRP PBD dari Kabupaten Raja Ampat dan Bupati Raja Ampat Orideko Iriano Burdam,S.IP,MM, M.Ec.Dev. Disamping itu kedua Paskibra yakni Frans Jemput dan Esterlina Putri Wulandari Warmasen bersama kedua orang tua dan pimpinan OPD di tingkat Provinsi dan Kota Sorong.
Usai penandatangan berita acara penyerahan dari BPIP Pusat kepada Pemprov Papua Barat Daya dan dilanjutkan dari Pemprov kepada Kesbangpol Kabupaten Raja Ampat dan Kota Sorong.

Sementara itu Bupati Kabupaten Raja Ampat Orideko Iriano Burdam saat ditemui media,Jumat(19/8) di sela- sela kegiatan tersebut, mengaku sangat bangga. Karena kedua paskibra tersebut adalah putra dan putri yang tentunya berasal dari Kabupaten Raja Ampat Walaupun Esterlina Putri Wulandari Warmasen adalah siswa SMA di Kota Sorong. Tapi bersangkutan berasal dari kabupaten Raja Ampat.
Dikatakannya pula dengan serah terima anak-anak dari prajabatan di Jakarta. Dimana pihaknya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang membantu, sehingga anak-anak ini telah melaksanakan tugasnya sampai dengan selesai. ” Kami sudah terima mereka baik Raja Ampat maupun Kota Sorong. Kita akan teruskan kepada sekolahnya,” tuturnya.

Lebih lanjut Bupati menegaskan pihaknya mewakili masyarakat Raja Ampat ucapkan terima kasih kepada Gubernur dan semua pihak yang telah mendorong, sehingga hari ini nama anak Raja Ampat bisa terukir di Istana Negara untuk menjadi Paskibra Nasional.
” Tahun 2025 Raja Ampat menjadi viral. Sudah tentu sumber daya alam, potensi wisata. Tapi kali ini sumber daya manusianya ditunjukkan ke Nusantara,” akunya. (boy)

