Total 447 Kampung di Papua Barat Daya Belum Mendapatkan Pelayanan Kelistrikan dari PLN

Total 447 Kampung di Papua Barat Daya Belum Mendapatkan Pelayanan Kelistrikan dari PLN

SORONG.SorongPos.Com,- Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (MUP2K) Papua Barat Daya Deskiniel saat ditemui media, Sabtu(24/10) di Cafe Tuan Tana Kampung Baru menjelaskan, terkait dengan program listrik ke kampung atau desa. Dimana unitnya sebagai perpanjangan tangan pemerintah, untuk mengisi atau menyalurkan listrik ke daerah yang belum mendapatkan pelayanan kelistrikan. Menurut di Provinsi Papua Barat Daya dari total 1013 kampung atau desa, saat ini sekitar 447 kampung yang belum mendapatkan pelayanan listrik dari PLN.
” Nah itu tugas kami, dengan sisa waktu sekarang ini. Kesemua kampung yang belum mendapatkan pelayanan listrik dari PLN sampai dengan tahun 2029 mendatang. Kurang lebih 3 atau tahun kedepan akan kami tuntaskan,” ujarnya.

Menurut untuk tahun 2026 pelayanan listrik masuk kampung atau desa. Dimana ada 3 program pemerintah untuk mengisi daerah yang belum mendapatkan pelayanan listrik terdiri daerah pembangunan grid jaringan atau perluasan jaringan tegangan menengah dan tegangan rendah , pembangunan PLTS Komunal atau yang terpusat pada satu desa, kemudian ditarik jaringan tegangan rendah lalu dipasok ke rumah warga. Selanjutnya program PLTS individual. Dibeberkannya program PLTS yang dipasang langsung ke setiap rumah.

Dicontohkannya pula dulu kendalanya saat program pembangunan grid jaringan perluasan menengah dan rendah. Dimana itu tidak semua dapat dijangkau, akibat lokasi.

“Karena belum ada akses jalan, kemudian rumahnya terlalu jauh mendekati laut atau rumah di hutan dan digunung. Yang sulit di akses, nah PLTS komunal terpusat. Kita bangun jaringan tapi kendala lagi rumah warga agak jauh dan terpencil sendiri,sehingga sulit dijangkau jaringan. Makanya program PLTS individual yang dipakai,” imbuhnya.

Lebihlanjut Deskiniel menegaskan kembali pada tahun 2026 dari 3 program pemerintah tersebut, saat ini masih dalam perencanaan. Tetapi saat ini, ada juga berproses atau pekerjaan dilapangan. Diakuinya yang sudah masuk dalam tahapan perencanaan di Papua Barat Daya adalah 39 kampung yang dibangun dengan memakai jaringan tiang dan kabel dan tersebar di kabupaten Sorong, Sorong Selatan, Tambrauw dan Maybrat. Sedangkan program berikutnya adalah program PLTS komunal di rencanakan 7 kampung. Dimana 7 kampung melalui reinisiasi mulai dari tahun 2026 dan direncanakan akan selesai pada bulan Juni tahun 2027 mendatang. Sedangkan untuk PLTS individual, dimana pihaknya menargetkan sebanyak 40 kampung dengan anggaran tahun 2026 dan penyelesaian pekerjaan pada bulan Maret.

” Itu total kampung yang dieksekusi. Jumlahnya sekitar 86 kampung pada tahun 2026 dan di awal tahun 2027. Kurang lebih rencanannya 10 kampung akan kami tuntaskan pada bulan Desember tahun 2026 dan 29 kampung lainnya akan selesai pada bulan Maret atau April tahun 2027. Semuanya tergantung pada persedian material. Itu yang bisa saya sampaikan,” bebernya.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *