SORONG.SorongPos.Com,- Kasubbid Pid Polda Papua Barat Daya (PBD) Kompol Jenny S A Hengkelare melalui press release kepada media menjelaskan bahwa Polda PBD melalui Biro Sumber Daya Manusia (SDM) menggelar kegiatan psikoedukasi anti-bullying dan dampak kenakalan remaja bagi siswa di lingkungan SD dan SMP YPPK Moria, Kota Sorong, Sabtu (24/10).
Adapun kegiatan ini bertujuan, meningkatkan kesadaran pelajar terhadap pentingnya kesehatan mental serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari perundungan.
Ditambahkan Jenny kegiatan tersebut, dimulai pukul 07.00 WIT tersebut dipimpin oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda PBD, Kombes Pol. I Dewa Gde Juliana, S.H., S.I.K., M.I.K., dan personel SDM Polda PBD bersama Polwan Polda PBD. Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, siswa kelas IV hingga VI SD, siswa kelas VII hingga IX SMP, serta para guru SD dan SMP YPPK Moria.
Menurutnyay
melalui psikoedukasi ini, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya bullying, baik secara fisik, verbal, maupun melalui tindakan sosial yang dapat melukai perasaan dan menurunkan rasa percaya diri korban.
“Selain itu, edukasi juga menekankan dampak kenakalan remaja serta pentingnya membangun hubungan pertemanan yang sehat, saling menghormati, dan menghargai perbedaan,” ujarnya.
Diharapkan para pelajar mampu mengenali perilaku perundungan, berani menolak tindakan bullying, serta melaporkan kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya apabila mengalami atau menyaksikan tindakan tersebut.
” Peran guru dan lingkungan sekolah turut menjadi bagian penting dalam memberikan perlindungan serta pendampingan kepada siswa,” tegasnya.
Kata Jenny pula Polda PBD menegaskan bahwa pembinaan generasi muda tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.
“‘Edukasi sejak dini diharapkan dapat mencegah perilaku menyimpang serta menumbuhkan generasi muda yang berkarakter positif dan saling menghargai,” urainya.
Lebih lanjut Jenny menegaskan,
melalui kegiatan ini, Polda PBD mengajak seluruh pihak, mulai dari sekolah, keluarga, hingga masyarakat, untuk bersama-sama mencegah perundungan dan kenakalan remaja demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
” Polisi Bersama Masyarakat, Wujudkan Generasi Muda yang Sehat, Berkarakter, dan Bebas Bullying,” tuturnya.(boy)

