EJutaan Ton Es Mencair Di Kutub Utara, Beberapa Pulau Kecil Di Raja Ampat Diduga Raib

SORONG.SorongPos.Com,- Anggota DPR-RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya Robert Joppy Kardinal mengungkapkan dari 3085 pulau di Raja Ampat. Dimana akibat dari mencair jutaan ton es di kutub utara,. Dimana menyebabkan permukaan air naik, ironisnya akhirnya berdampak ke kabupaten Raja Ampat, dikarenakan ada beberapa pulau-pulau kecil yang diduga raib atau hilang ditelan permukaan air. Hanya saja RJK sapaan akrabnya tidak menyebutkan secara rinci mengenai pulau-pulau tersebut.

” Ada beberapa pulau yang diduga hilang, karena permukaan air naik. Nah pemerintah pusat juga pasti tahu. Ini tidak gampang, saya kira itu ya,” tegasnya

Selain itu RJK yang merupakan politisi senior dari partai Golkar menyinggung mengenai pulau Sayang atau pulau Sain, pulau Piyai dan pulau Kiyas yang menjadi sengketa antara Provinsi Maluku Utara dan Papua Barat Daya. Menurutnya harus belajar dari penyelesaian Sumatera Utara dan Aceh serta penyelesaian menjadi cepat dikarenakan memakai cara belajar dari sejarah. Dibeberkan RJK sejak 17 Agustus 1945 Indonesia Merdeka, tanah Papua masih dibawah kekuasaan Nederland New Guinea. Kemudian bukti dan sejarah menyatakan bahwa 3 pulau tersebut masuk dalam kawasan Nederland New Guinea.

” Tahun 1969 setelah bergabung dengan NKRI dengan nama Irian Jaya, kemudian Irian Barat, terus Papua, sampai Papua Barat dimekarkan, 3 pulau masih milik dan masuk dalam tanah Papua. Jadi wajar Papua Barat Daya sekarang didepan dan mereka sudah berdikusi dengan 5 provinsi di tanah Papua, untuk bersatu perjuangan 3 pulau tersebut,” terangnya.

Disamping RJK menegaskan selain sejarah yang menjelaskan secara rinci. Bahkan Sultan Tidore sudah mengakui bahwa 3 pulau tersebut milik dari tanah Papua dan sekarang Provinsi Papua Barat Daya. Bahkan kata RJK soal keberadaan 3 pulau tersebut, bukan merupakan kesalahan dari Provinsi Maluku Utara. Tetapi dari Kementrian Dalam Negeri yang mengeluarkan Surat Keputusan (SK)

” Buku sejarah sebagai referensi. Saya bawa langsung dari Belanda, tapi saran dari teman komisi II yang datang ikut bahas RUU Daerah Kepulauan. Beri masukan untuk ambil data juga dari arsip nasional. Minggu depan akan saya ambil di arsip nasional,” tuturnya.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *