SORONG.SorongPos.Com,- Bertempat di kawasan SMC Pantai Reklamasi Tembok Berlin Kampung Baru, Sabtu (31/10). 118 Pos Yandu di kota Sorong sebanyak 1200 orang yang mengikuti jambore kader pos yandu tahun 2026 diselenggarakan Dinas Kesehatan Kota Sorong dan mengambil Tema ” Kader Terampil, Posyandu Kuat, Kota Sorong Sehat,Menuju Indonesia Emas 2045 ! “. Sementara itu Walikota Sorong Septinus Lobat saat ditemui media menjelaskan, dengan hadirnya 1200 kader posyandu yang tersebar 118 pos yandu. Dimana kegiatan yang dilaksanakan, semua kader bertemu dan bersilaturahmi.
“Hari ini adalah puncak kegiatan yang sebelumnya sudah dilaksanakan lomba-lomba. Jadi tidak hanya jambore saja, tetapi dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional yang ke -62 yang akan dilaksanakan pada tanggal 12 November mendatang,” ujarnya.
Dijelaskan Lobat kegiatan jambore yang dilakukan, dimana pemerintah daerah memberikan semangat kepada kader-kader posyandu dalam kebersamaan, sehingga kader tersebut dapat menjadi mitra strategis dari Pemkot dalam melaksanakan pelayanan tugas kesehatan semua pos yandu di kota Sorong.
Sementara itu Kepala Dinas Pemkot Jemima Elisabeth Lobat saat ditemui media, menjelaskan sebagai pembina posyandu di kota Sorong bekerjasama dengan Dinas Kesehatan mengadakan jambore kader posyandu. Menurutnya kegiatan tersebut adalah bagian dari program kerja tim pembina posyandu kota Sorong, tetapi ada dukungan dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) mulai dari Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Satpol PP dan Dinas PU.
” Kami semua mengadakan kegiatan ini, dengan tujuan menjalin kebersamaan, persaudaraan. Kemudian silaturahmi dari tim pembina posyandu dengan semua kader yang ada di Kota Sorong,” imbuhnya.
Lebih jauh Kadis Kesehatan Kota Sorong menegaskan, kaitan dengan aturan-aturan baru, kebijakan pemerintah pusat melalui Kemendagri melalui SK Mendagri yang diteruskan ke daerah. Kemudian sudaha dilaksanakan dalam pembentukan 6 standar pelayanan minimal (SPM). Oleh sebab itu pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada posyandu, terkait pelayanan posyandu bukan hanya Dinas Kesehatan ataupun Distrik dan Kelurahan serta kader posyandu sebagai pelaksananya.
” Kegiatan pelaksanaan penimbangan saja yang dari dulu kita tahu yang ada di posyandu adalah kegiatan bayi dan balita. Ibu hamil dan imunisasi. Tapi kali ini tidak, dengan hadirnya 6 SPM, maka setiap pelayanan posyandu akan hadir juga didalamnya terdiri dari 6 meja SPM,” tegasnya.
Dengan demikian lanjut Jemima pelayanan setiap posyandu sudah semakin kompleks. Disebabkan hadirnya 6 dinas tersebut. Oleh karena itu pihaknya berharap kegiatan yang dilakukan dapat memberikan semangat, motivasi dan menyampaikan pemahaman kepada para kader posyandu agar kedepan lebih giat dalam melaksanakan kegiatan posyandu terutama untuk melayani masyarakat di kota Sorong.(boy)

