SORONG.SorongPos..Com,- Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol Dr. Hengky Haryadi S.I.K, M.H saat ditemui media, Rabu(9/9) usai pimpin upacara apel kehormatan dan serah terima patakan di Polda Papua Barat Daya (PBD) menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan tugas kedepan. Dimana kepolisian tidak bisa bekerja sendiri dan harus bekerjasama dengan masyarakat, sehingga polisi merupakan bagian yang protagonis daripada bagian masyarakat. ” Oleh karenanya dalam pelaksanaan tugas saya kedepan di Polda PBD diterapkan secara universal adalah pola kepolisian yang kontemporer ataupun pencegahan kejahatan dan penegakkan hukum adalah fase yang paling akhir,” akunya.
Lebih lanjut Kapolda PBD menguraikan dengan ciri khas negara yang saat ini maju. Hal yang paling utama adalah bagaimana caranya kejahatan itu tidak terjadi, kemudian bagaimana penyimpangan tidak terjadi dan hal ini tidak bisa dilaksanakan oleh polisi sendiri, tetapi berkolaborasi dan kerjasama dengan masyarakat. ” Jadi efektifnya menghadapi satu kejahatan tentunya dengan melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, sehingga memberikan hasil yang maksimal dan bisa berikan rasa keadilan sebagaimana tujuan hukum itu sendiri,” tegasnya.
Soal penanganan kasus dugaan korupsi di wilayah hukum Papua Barat Daya.Dimana pihaknya akan melakukan pengecekan dan sebagainya. Menurutnya tujuan hukum adalah satu rasa keadilan dan kepastian hukum dan juga keteraturan sosial. ” Saya akan minta turunan dari pak mantan Kapolda, karena karakter di Papua agak berbeda terkadang kita terapkan aturan hukum secara ketat, tapi apakah bisa menciptakan rasa keadilan dan sebagainya perlu dihitung. Tapi pada prinsipnya kita akan tegakkan hukum,” imbuhnya.
Lebih jauh Hengky menjelaskan bahwa dirinya akan melanjutkan program dari mantan Kapolda PBD. Menurutnya jika program baru lagi akhirnya tidak berkesinambungan dan tentunya bagi masyarakat di wilayah Papua Barat Daya.(boy)

