SORONG.SorongPos.Com,- Bertempat di rumah Etnik Kabupaten Sorong, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Papua Barat Daya (PBD) menggelar pelatihan konten kreator guna tingkatkan pelaku ekonomi kreatif bagi 30 Orang Asli Papua (OAP). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 2 hari dari tanggal 27 dan 28 Agustus 2026 dan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PBD Dr. Yusdi Lamatenggo S.PI,M.Si. Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Yance Kambu,S.AN saat ditemui menjelaskan, bahwa pelatihan konten kreator bagi OAP merupakan salah satu instrumen penting dalam mendukung promosi dan pemasaran produk ekonomi kreatif. Selain itu pula juga mendukung dalam kemampuan dalam membuat konten yang menarik,kreatif, informatif dan sesuai dengan platform digital perlu dimiliki oleh para pelaku ekonomi kreatif agar mampu bersaing dan menjangkau pasar yang lebih luas. ” Kita harapkan para peserta dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan, kreatifitas dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi digital, untuk membuat konten yang berkualitas serta mempromosikan produk dan potensi ekonomi kreatif berbasis budaya dan potensi lokal,” akunya.
Dibeberkannya Yance pula maksud dan tujuan digelalr pelatihan bagi peserta adalah meningkatkan pemahaman tentang ekonomi kreatif berbasis komten digital dan kearifan lokal. Disamping itu juga membekali peserta dengan ketrampilan teknis produksi foto, video dan editing menggunakan perangkat smartphone. Kemudian membangun story telling dan strategi distribusi konten pada media sosial serta membuka peluang kolaborasi, pendampingan lanjutan bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif PBD. ” Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan kompetensi, kreatifitas dan kemampuan pelaku ekonomi kreatif bagi OAP dalam memanfaatkan teknologi digital,” tegasnya.
Lebih lanjut Yance menegaskan para peserta juga diharapkan menciptakan konten kreatif dalam mempromosikan produk dan potensi lokal Papua kepada masyarakat yang lebihi luas. Disamping itu pula dari hasil kegiatan ini dapat menjadi langkah awal dalam menciptakan sumber daya manusia ekonomi kreatif, inovatif, adaptif dan berdaya saing serta mampu mengangkat kekayaan budaya dan potensi lokal Papua melalui media digital.(boy)

