Temuan Sidak Bid Propam Polda Papua Barat Daya Banyak di Polres Aimas

Temuan Sidak Bid Propam Polda Papua Barat Daya Banyak di Polres Aimas

SORONG.SorongPos.Com,- Kepala Bidang Propam Polda Papua Barat Daya AKBP Mathias Krey saat ditemui media ini, Selasa (11/8) diruang kerjanya menjelaskan, sesuai dengan perintah dari Kadiv Propam Mabes Polri yang ditujukan ke Kabid Propam seluruh jajaran, melaksanakan kegiatan turun lapangan berupa sidak. Menurutnya juga Bid Propam Polda Papua Barat Daya (PBD) melaksanakan sidak ke Polres Aimas dan Polsek Sorong Kota. ” Jadi kami kemarin sudah turun melakukan sidak. Pertama di Polda yakni SPKT, khusus masalah pelayanan kepada masyarakat. Pembuatan SKCK di bagian Intel dan pembuatan SIM bagian lalu lintas termasuk Reskrim terutama pelayanan kepada masyarakat,” akunya.

Dijelaskannya juga dari hasil sidak. Dimana banyak sekali temuan yang sudah dilaporkan ke Kapolda PBD termasuk ke Divisi Propam Mabes Polri, dikarenakan hasil sidak pelaporannnya diminta. Ditegaskan banyak temuan di Polres Aimas, yakni Gaktipling untuk penggunaan gakpol, kerapian pakaian. Selain itu juga kata Kabid, dilihat dari masalah kebersihan, dimana Polres Aimas banyak sekali sampah berserakan baik sampah plastik, botol plastik sampai puntung rokok berserakan di seputaran Polres. Bahkan kata Krey pihaknya juga sudah turun ke Polsek-Polsek di Polres Aimas.
Hasil sidak di Polsek Aimas, temuannya hampir mirip dengan kondisi di Polres Aimas termasuk buku mutasi dalam hal ini senjata inventaris dari Polres tidak terawat dan tidak dibersihkan termasuk penggunaan peluru hampa, peluru karet. Banyak yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dengan baik khusus buku mutasi.
” Penilaian itu dari atas sampai ke bawah. Ya Polres Aimas banyak ditemukan tidak menggunakan seragam yang rapi. Kami tegur dan minta jahit baju satu setelan, baju dinas sudah pudar, kemudian berlubang karena kena puntung rokok. Kemudian piket bergantian tidak dilaporkan secara rinci dengan baik. Misalnya senjata SS1 ada beberapa pucuk,pelurunya berapa. Harus dirincikan dalam buku mutasi,” akunya.

Lebih lanjut Krey menguraikan hasil sidak sudah dilakukan teguran secara langsung dan membenahi administrasinya agar kedepan tidak ada kesalahan dana temuan. Contohnya piket dan buku mutasi harus lengkap terutama saat kejadian di tempat kejadian perkara(TKP), untuk membubarkan massa dan sebagainya. Pasti mengeluarkan tembakan peringatan, jika digunakan harus dipertanggungjawabkan. Selain itu kata Krey setelah dilakukan sidak, sudah mulai ada perubahan di Polres Aimas dan Polsek- Polseknya. ” Nah Polsek Salawati bersih, senjata dirawat dengan baik, peluru dana jumlahnya sesuai inventaris yang diberikan dari Polres. Kita akan ke semua Polsek di jajaran Polres Aimas,” urainya.

Menurut Krey untuk wilayah Polresta. Dibeberapa Polsek di kota Sorong sudah bagus. Hanya saja ruangan tahanan yang harus dibehani khusus Polsek Sorong Timur, tahanan kabur dan buku mutasi penggunaan peluru saat penanganan perkara tidak sesuai. Akan tetapi pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kabag Log Polresta, terkait jatah atau inventaris yang diberikan berapa, sehingga dapat dipertanggungjawabkan oleh Polsek Sorong Timur. ” Mereka sedang siapkan. Jadi kita tidak hanya sidak, temuan harus segera dibehani. Karena kita akan melakukan pengecekan kembali, apakah sudah diperbaiki atau belum. Kalau belum pasti kami akan periksa dan ditindak serta diproses,” imbuhnya.

Ditambahkan Krey sidak akan dilakukan di Polres Maybrat, Sorsel, Raja Ampat dan Tambrauw. Bahkan tidak hanya dari Provos tetapi dari Paminal akan dilibatkan ke semua Polres di jajaran Papua Barat Daya.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *