SORONG.SorongPos.Com,- Ketua Umum AKKOPSI Dr.H.M Dadang Supriatna, S.IP,M.Si dan Ketua Umum HAKLI Prof. Dr. Arif Sumantri, SKM,M.Kes serta Walikota Sorong Septinus Lobat S.H,M.PA, Wakil Walikota H. Ansar Karim A.Md melakukan kunjungan ke lokasi eks rumah sakit covid di Tembok Berlin Kampung Baru dalam rangka pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat di Kota Sorong selaku ibukota dari Provinsi Papua Barat Daya. Usai peninjauan lokasi Walikota Sorong Septinus Lobat menegaskan bahwa pembangunan laboratorium kesehatan masyarakat (Lapkesmas) sangat dibutuhkan. Dicontohkan sampel makanan untuk program prioritas Presiden RI yakni Makanan Bergizi Gratis (MBG) termasuk dapur SPPG harus dikirim ke Makasar untuk diperiksa. Dengan demikian membutuhkan waktu dan biaya. Oleh karena itu pihaknya sudah mengusulkan pembangunan labkesmas kepada Kementrian Kesehatan RI dan akhirnya dibangun pada tahun 2026 ini. Bahkan kata Walikota luas lahan untuk pembangunan labkesmas sekitar 3 hektar. ” Sedangkan tanah dibelakangnya sudah termasuk rumah petugas dinas kesehatan dulu. Itu semuanya masih masuk dalam tanah milik Pemkot atau lahan milik rumah sakit. Tapi kita dibatasi dari tembok kesini. Untuk kita bangun labkesmas,” tegasnya.
Selain itu juga Walikota menegaskan anggaran pembangunan labkesmas dari APBN 2026 melalui Kementrian Kesehatan sebesar Rp 27 Milyar. Oleh karena itu lanjut Walikota agar sesegera mungkin melakukan peninjauan lokasi. Soal berapa lama waktu pembangunannya. Kata Walikota ” Kalau itu teknis ya, karena yang saya tahu tahun 2026 sudah dibangun, makanya teman-teman dari Kemenkes RI juga ikut,” terangnya.
Disamping itu Walikota juga mengatakan lokasi pembangunan labkesmas ini sangat bagus dana strategis. Walaupun waktu itu sebagai rumah sakit. Tetapi yang dibangun labkesmas juga merupakan bagian dari rumah sakit. ” Saya kira begitu dulu ya,” imbuhnya.(boy)

