May 26, 2026

Penemuan Jenasah Di Raja Ampat Diduga WNA, Polisi Masih Selidiki Identitas

SORONG.Sorongpos.Com,- Penemuan sesosok mayat berjenis kelamin laki-laki diduga warga negara asing(WNA)’ menggegerkan warga di perairan Kampung Waipun, Distrik Waigeo Timur, Kabupaten Raja Ampat, Selasa (26/5). Jenazah ditemukan mengapung di sekitar perairan kampung tersebut, sebelum akhirnya dievakuasi oleh tim gabungan Polres Raja Ampat bersama unsur TNI AL dan Basarnas. Kapolres Raja Ampat, AKBP Jems Oktovianus Tegai, S.I.K., memimpin langsung koordinasi penanganan dan evakuasi jenazah tersebut. Tim evakuasi terdiri dari Kasat Reskrim

Polda PBD Serahkan Bantuan Hewan Kurban Kepada Ponpes Fahd Al Muslim

SORONG.Sorongpos.com,- Plt Kabid Humas Polda Papua Barat Daya (PBD) Kompol Jenny S.A Hengkelare melalui press release yang disampaikan ke media ini menjelaskan bahwa Kapolda PBD yang diwaklili Wakapolda PBD, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, S.I.K menyerahkan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi kepada pimpinan pondok pesantren Fahd Al Muslim, Selasa, (26/5). Menurutnya juga penyerahan hewan kurban tersebut, merupakan bentuk kepedulian sosial dan wujud kebersamaan Polda Papua Barat Daya dengan

Sembilan Hari Tanpa SP2HP, K3MS Tuntut Keadilan Bagi Pelajar Korban Tabrak Lari Yang Meninggal Dunia

SORONG.Sorong.pos.Com,-Tragedi tabrak lari yang merenggut nyawa seorang pelajar bernama Bryan Ghilbert Lorensyo Oro (15) hingga kini belum menemui titik terang. Merespons lambannya perkembangan kasus ini, pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua Maesa Sorong (K3MS) bersama pihak keluarga korban mendatangi Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sorong Kota pada Selasa (26/5). Kedatangan pengurus kerukunan ini bertujuan, untuk mendesak pihak kepolisian agar segera mengungkap pelaku tabrak lari dan mempertanyakan hak keluarga korban yang hingga

Sembilan Hari Tanpa SP2HP, KKMS Tuntut Keadilan Bagi Pelajar Korban Tabrak Lari Yang Meninggal Dunia

SORONG.Sorong.pos.Com,-Tragedi tabrak lari yang merenggut nyawa seorang pelajar bernama Bryan Ghilbert Lorensyo Oro (15) hingga kini belum menemui titik terang. Merespons lambannya perkembangan kasus ini, pengurus Kerukunan Keluarga Kawanua Maesa Sorong (KKMS) bersama pihak keluarga korban mendatangi Kantor Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sorong Kota pada Selasa (26/5). Kedatangan pengurus kerukunan ini bertujuan, untuk mendesak pihak kepolisian agar segera mengungkap pelaku tabrak lari dan mempertanyakan hak keluarga korban yang hingga