SORONG.SorongPos.Com,-Anggota DPR-RI daerah pemilihan Papua Barat Daya Robert Joppy Kardinal memberikan apresiasi kepada Polda Papua Barat Daya dan jajaran yang telah memusnahkan minuman keras (miras) beberapa hari yang lalu saat dimulai operasi Ketupat Dofior 2026. Hal ini dikarenakan akibat dari miras dapat merugikan semua, termasuk daerah dan negara.
Bahkan kataRJK sapaan akrabnya bahwa pihaknya banyak mendapatkan laporan dan informasi dari masyarakat di Papua Barat Daya bahwa banyak miras yang beredar tidak memiliki atau mempunyai label cukai.
” Oleh karena itu saya minta Polda PBD dan jajaran termasuk Bea Cukai bekerjasama melakukan penyisiran dan penertiban. Bila perlu dilakukan penindakan secara hukum,” bebernya.
Menurutnya minuman yang tidak memiliki cukai dari berbagai macam jenis dan buatan lokal.
Bahkan kata RJK sapaan akrabnya laporan diterima bahkan dari seorang ibu dan juga dari beberapa orang di Sorong.
” Saya kan kenal banyak orang. Bahkan ada salah satu ibu langsung laporkan ke saya,” terangnya.
Soal siapa yang memback up peredaran minuman tidak memiliki cukai.
RJK enggan mengomentarinya.
Hanya saja dengan tegas pihaknya meminta agar segera dilakukan operasi penertiban.
” Bahkan bukan miras saja, tapi banyak rokok beredar di tanah Papua. Jadi minuman sudah ilegal, rokok juga ilegal. Ini berdampak pada kesehatan dan incam bagi daerah maupun negara,” tegasnya.
Selain itu juga di wilayah Papua Barat Daya banyak tidak memiliki ijin penjualan miras. Tetapi tetap saja berjualan miras.
Bahkan kata RJK diindikasi di kota dan kabupaten Sorong ada sekitar 50 sampai 60 toko yang menjual miras. Mirisnya lagi tidak ijin dari pemerintah daerah baik kota maupun kabupaten.
” Tentunya berdampak pada pendapatan asli daerah dari sektor pajak,” bebernya.
Menurut RJK jika toko penjualan miras yang diindikasi tidak memiliki ijin, bisa membayar pajak ke daerah. Dimana uang tersebut dapat dipakai pemerintah daerah dalam menjalankan program-program pembangunan.
” Misalnya sekolah gratis atau kesehatan gratis. Jadi tujuan saya, kalau tidak bisa diberantas. Yah ditertibkan supaya bayar kepada daerah termasuk pakai dari cukai rokok dan miras ilegal,” pungkasnya. (boy)

