Rumah Terbakar 3 Nyawa Tewas,Polisi Masih Lidik Dugaan Penyebabnya
SORONG.SorongPos.Com,-Kejadian naas satu unit rumah terbakar di kompleks belakang Taman Makam Pahlawan (TMP) berlokasi di Jalan Layang, Lorong Dua Gang Kunit, Kelurahan Koferbuk, Distrik Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya. Rabu (11/3) sekitar pukul 01.30 WIT.
Peristiwa kebakaran ini menyebabkan tiga anak tewas, sementara dua anak lainnya berhasil selamat dari kejadian tersebut.
Kasat Reskrim Polresta Sorong Kota, AKP Afriangga U. Tan,S.I.K mengatakan kebakaran pertama kali diketahui setelah seorang saksi mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah milik keluarga Immanuel (anak yang selamat).
“Sekitar pukul 01.30 WIT saksi mendengar teriakan dari dalam rumah. Mereka meminta tolong karena rumah terbakar,” ujar Afriangga saat dikonfirmasi media diruang kerjanya.
Saksi bersama suaminya kemudian berusaha memadamkan api secara manual, namun api sudah terlanjur membesar sehingga tidak dapat dikendalikan.
Setelah api berhasil dipadamkan, tim identifikasi kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
Afriangga mengatakan hingga saat ini polisi baru memeriksa dua saksi secara lisan di lokasi kejadian dan akan melakukan pemeriksaan lanjutan di kantor.
Terkait penyebab kebakaran, pihak kepolisian belum dapat memastikan.
“Untuk penyebab pasti masih kami dalami. Termasuk kondisi di dalam rumah dan lingkungan sekitar,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua RT 01/RW 05 Kelurahan Koferbuk Ruben Isir, mengatakan kebakaran terjadi saat sebagian besar warga sedang tertidur.
“Insiden terjadi sekitar jam satu atau setengah dua dini hari. Saat itu semua warga dalam keadaan tidur,” katanya saat ditemui di kamar jenazah RSUD Sele Be Solu Kota Sorong.
Menurut Ruben, tiga korban meninggal dunia terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan dengan usia sekitar 14–15 tahun, 4–5 tahun, dan sekitar 1 tahun 10 bulan.
Jenazah ketiga korban dibawa ke kamar jenazah rumah sakit sekitar pukul 05.30 WIT setelah proses evakuasi selesai dilakukan.
Ia menjelaskan, upaya pemadaman sempat terkendala karena lokasi rumah berada di bagian belakang permukiman dan sulit dijangkau kendaraan, termasuk mobil pemadam kebakaran.
“Lokasinya cukup jauh di belakang sehingga kendaraan sulit masuk. Warga sempat berusaha memadamkan api, tetapi api sudah terlanjur besar,” ujarnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut.

