KOTA SORONG, SORONGPOS.COM – Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan, kualitas perempuan, khususnya para ibu dan istri ASN, menjadi faktor strategis dalam membentuk sumber daya manusia (SDM) Papua yang mampu bersaing menuju Indonesia Emas 2045. Ia menilai ketangguhan perempuan dalam keluarga merupakan fondasi utama pendidikan, karakter, dan daya saing generasi muda. Pernyataan itu disampaikan pada puncak peringatan HUT ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Sorong yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, Selasa (9/12/2025).

Ketua Panitia, Konstatina Hara, dalam laporannya menyampaikan, peringatan HUT DWP tahun ini mengusung tema “Peran Strategis Perempuan dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045” dengan slogan “Dharma Wanita mengajar, mendidik dengan hati, menginspirasi negeri.”
Rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan meliputi donor darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sorong pada 17 November yang menghasilkan 47 kantong, pelatihan manajemen stres dan kesehatan mental pada 25 November di Kampus IAIN Sorong, penanaman pohon dan senam bersama pada 28 November di Pantai Reklamasi Model, lomba fashion show pada 4 Desember di Gedung Lambert Jitmau, lomba tangkap belut pada 5 Desember di Lapangan Apel Kantor Wali Kota Sorong, serta acara puncak syukuran dan ramah tamah pada 9 Desember.
Seluruh rangkaian kegiatan diselenggarakan berdasarkan AD/ART DWP serta SK Wali Kota Sorong tentang pembentukan panitia, dengan dukungan dana hibah Pemerintah Kota Sorong dan hasil bazaar panitia.

Sementara itu, Penasehat DWP Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, saat membacakan sambutan Ketua DWP Pusat menekankan, peringatan HUT DWP bukan seremoni, melainkan ruang refleksi untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam pembangunan. Ia menyoroti konsep ASI – Asuh – Asah sebagai dasar tumbuh kembang anak, serta empat fokus penguatan organisasi: peningkatan pendidikan keluarga, kesehatan keluarga, ekonomi perempuan, dan nilai kebangsaan. DWP disebut harus menjadi ruang tumbuh perempuan yang cerdas, tangguh, dan berdaya.

Dalam sambutannya, Wali Kota Lobat kembali menekankan bahwa keluarga ASN memiliki peran besar dalam menopang kinerja pelayanan publik. Menurutnya, Papua tidak boleh “biasa-biasa saja” dalam peningkatan kualitas SDM, sehingga peran ibu dalam pendidikan, pemenuhan gizi, stimulasi anak, serta ketahanan keluarga menjadi sangat penting. Ia juga mengapresiasi semangat para peserta pada berbagai lomba, yang menurutnya mencerminkan kreativitas perempuan sebagai bagian dari penguatan Generasi Emas Papua.
Lobat turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi DWP dalam pelaksanaan kegiatan sosial, termasuk donor darah, serta mendukung program-program pemerintah daerah. Ia mengajak seluruh anggota DWP untuk terus bermitra dengan pemerintah dalam mewujudkan masyarakat Sorong yang adil, makmur, dan berkualitas.

Acara puncak HUT ke-26 DWP ditutup dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan hadiah kepada pemenang lomba fashion show serta lomba tangkap belut oleh Wali Kota dan Penasehat DWP Kota Sorong. (brm)

