RJK Usulkan 6 Kampung Nelayan Merah Putih Bagi Provinsi Papua Barat Daya

RJK Usulkan 6 Kampung Nelayan Merah Putih Bagi Provinsi Papua Barat Daya

SORONG.SorongPos.Com,- Anggota DPR RI daerah pemilihan Papua Barat Daya Robert Joppy Kardinal saat ditemui media ini,Minggu(2/11) di Bandara DEO menjelaskan, saat kunjungan kerja komisi IV DPR RI ke Kalobo Kabupaten Raja Ampat, dirinya sudah melakukan koordinasi langsung dengan Dirjen Perikanan Tangkap Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Dimana sudah ada penegasan dan penyampaian bahwa KKP agar menambah anggaran lagi, agar proyek pembuatan kampung nelayan merah putih di Provinsi Papua Barat Daya lebih disempurnakan.

” Nah saya sudah tanyakan ke kontraktor yang mengerjakan kampung nelayan merah putih. Untuk 1 kampung nelayan merah putih yang sementara dikerjakan akan selesai pada bulan Desember 2025 ini,” akunya
Lebih lanjut RJK sapaan akrabnya menjelaskan, Dirjen Perikanan Tangkap KKP meminta tidak hanya 1 kampung nelayan merah putih, tetapi harus menyiapkan beberapa lokasi lagi. Oleh karena itu dirinya mengusulkan agar tahun 2026 mendatang di bangun 5 kampung nelayan merah putih di beberapa lokasi strategis di kabupaten Raja Ampat,Kabupaten Tambrauw dan Sorong Selatan.

Dibeberkannya pula lokasi yang disiapkan untuk pembangunan kampung nelayan merah putih tahun 2026 mendatang adalah 2 kampung di Kabare, 1 berlokasi di Wejim, 1 lokasi di Kofiau untuk kabupaten Raja Ampat. Sedangkan 1 lokasi di Sausapor Kabupaten Tambrauw serta 1 lokasi di kabupaten Sorong Selatan. ” Nah lokasi pembangunan koperasi nelayan merah putih syaratnya listriknya harus menyala selama 24 jam, karena di situ ada juga disiapkan collstored atau lemari pendingin,” tuturnya.

Ditambahkan RJK pula dirinya, sudah menyampaikan kepada Bupati Kabupaten Raja Ampat agar tanggung jawabnya sebagai kepala daerah menyediakan listrik menyala selama 24 jam pada daerah yang akan dibangun kampung nelayan merah putih.

Hal ini dikarenakan jika listrik padam, ikan dan hasil laut lainnya menjadi busuk dan tidak bisa dipasarkan ke konsumen di Papua Barat Daya maupun di bawah keluar dari tanah Papua. ” Lokasi pembangunan kampung nelayan merah putih, disampingnya harus ada dermaga. Nah yang dibuat kemarin di Warmasen di Raja Ampat sampingnya ada dermaga. Setelah Dirjen lihat langsung, merasa senang. Kampung nelayan merah putih bulan Desember 2025 sudah diresmikan. Oleh karena itu tahun depan ditambah lagi 5 kampung nelayan merah putih di Provinsi Papua Barat Daya. Jadi lokasi pembangunan kampung nelayan merah putih tidak hanya dermaga saja, tapi ada pasar yang disiapkan disitu,” bebernya.
Dikatakan RJK pula anggaran pembangunan 1 kampung nelayan merah putih berkisar Rp 15 Milyar sampai dengan Rp 25 Milyar. Oleh karena lanjut RJK, dengan dibangunnya 6 kampung nelayan merah putih di wilayah Provinsi Papua Barat Daya adakah merupakan bagian dan tanggung jawabnya dirinya selaku wakil rakyat dari daerah pemilihan Papua Barat Daya kepada masyarakat yang bekerja sebagai nelayan di daerah pesisir di provinsi ini. ” Saya kira ini kita lakukan untuk membantu masyarakat terutama nelayan di wilayah pesisir,” terangnya. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *