SORONG.SorongPos.Com,- Bertempat di Gedung Olahraga Pancasila (GOR) Kelurahan Remu Selatan,Selasa,(2/9) Gubernur Provinsi Papua Barat Daya (PBD) Elisa Kambu S.Sos yang didampingi Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata Ekonomi Kreatif PBD Yusdi Lamatenggo dan Asisten I Pemkot Tamrin Sirajuddin membuka secara resmi turnamen futsal Pemuda Muslim Indonesia (PMI) Cup I.
Pembukaan turnamen futsal ditandai dengan tendangan bola pertama ke gawang yang dilakukan oleh Gubernur dan sekaligus menonton pertandingan perdana dari kejuaraan tersebut. Data yang diperoleh jumlah tim yang mengikuti kejuaraan tersebut sebanyak 32 tim futsal diantaranya datang dari Kabupaten Fak-Fak Provinsi Papua Barat, Kabupaten Sorong Selatan,Tambrauw,Kabupaten Sorong dan Kota Sorong.
Dalam arahannya dihadapan para pemain futsal, pelatih, manajer dan wasit serta semua penonton,Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menjelaskan, pihaknya memberikan apresiasi kepada PMI Cup I yang sudah melaksanakan turnamen futsal pada saat ini. Hal ini dikarenakan dengan situasi kondisi kota Sorong belakangan ini, tetapi PMI bisa menyelenggarakan turnamen futsal.

Bahkan kata Gubernur bahwa kegiatan ini merupakan komitmen dari keolahragaan dan memasyarakatkan olahraga. Oleh karena itu pihaknya berharap turnamen bisa berlangsung dengan damai, tertib dan kekerabatan.
” Walaupun setiap tim pasti datang dengan target menangkan pertandingan. Tapi bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas. Harus bangun kebersamaan, sehingga menjadi satu sebagai masyarakat di provinsi PBD,” akunya.
Menurutnya bahwa turnamen ini juga menjadi media, guna meningkatkan kemampuan para pemain. Oleh karena itu pihaknya mengharapkan para pemain maupun klub yang bertanding menunjukan kualitas serta kemampuannya,sehingga memberikan daya tarik bagi para penonton maupun pendukung sepakbola futsal.
” Olahraga ini juga sangat di gemari masyarakat. Oleh karena itu tunjukan kemampuan sebagai pemain bola futsal yang profesional. Boleh berhadapan satu sama lain tapi harus junjung sportivitas,” tegasnya.

Ditegaskan Gubernur para pemain bertanding dengan baik, bukan bermain dengan menekan lawan atau hal-hal yang mengganggu ataupun mengacam sesama pemain dari turnamen ini.
” Ini pesan saya,tunjukan kemampuannya. Junjung sportivitas, menang bukan target kita. Tetapi bagaimana bermain dengan bagus. Karena semua yang ikut turnamen ini pasti menang, tetapi keberhasilan yang tertunda. Karena yang menang paling satu saja. Jaga persatuan, keamanan dan ketertiban di tempat ini. Selamat bertanding, ” terangnya. (boy)

