Operasi Patuh di Seluruh Wilayah Polda Papua Barat Daya

Operasi Patuh di Seluruh Wilayah  Polda Papua Barat Daya

SORONG.SorongPos.Com,– Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Papua Barat Daya Kombes Pol Dax Emanuel Manuputty S.I.K saat ditemui media ini,Senin (14/7) menjelaskan, Operasi Patuh yang dilakukan terhitung dimulai hari ini sampai dengan tanggal 27 Juli mendatang. Menurutnya operasi patuh adalah merupakan operasi keselamatan berlalu lintas dan tujuan dilaksanakannya untuk menekan angka pelanggaran dan menimalisir angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Papua Barat Daya. Dikatakannya juga kegiatan yang dilakukan adalah preventif yakni melaksanakan pembinaan, penyuluhan dengan memberikan pendidikan bagi masyarakat.

” Sasarannya komunitas anak sekolah, komunitas kendaraan baik roda dua maupun roda empat, termasuk komunitas sopir truk. Kita akan mensosialisasi mengenai over dimensi dan frudim,” terangnya. Dibeberkannya pula setelah kegiatan preventif. Dimana pihaknya akan melakukan patroli baik di wilayah Polda Papua Barat Daya termasuk Polres- Polres. Setelah itu kata Dirlantas, pihaknya akan melakukan kegiatan Gakkum, untuk menurunkan angka pelanggaran berlalu lintas yakni dengan melakukan tilang ataupun memberikan teguran baik lisan maupun tertulis.

” Nah kegiatan gakkum ini ada sasaran prioritasnya yang kita berikan teguran. Kalaupun mungkin harus ditindak dengan tilang,” imbuhnya.

Dikatakannya juga 7 sasaran prioritas yakni pengendara yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara bermotor yang masih dibawah umur, pengendara motor yang berboncengan lebih dari satu orang , pengendara bermotor yang tidak menggunakan helm SNI atau safect belt. Kemudian pengendara bermotor yang dalam keadaan beralkohol, pengendara bermotor yang melawan arus, pengendara yang membawa kendaraan melebihi batas kecepatan.

” Itu 7 sasaran prioritas dari kita. Yang nantinya kita ambil tindakan hukum baik teguran secaraisan maupun tertulis termasuk di tilang,” ujarnya.

Soal balapan liar yang kerap terjadi. Dimana ini juga merupakan perhatian darinya, kemudian akan dilakukan patroli, sehingga menimalisir tindakan tersebut termasuk memberikan sosialisasi kepada para anak muda. ” Memang di Sorong ini banyak berkendara tidak mmemai helm termasuk yang dibonceng. Oleh karena itu kita sosialisasi. Kemudian melakukan penindakan pelanggaran Gakkum baik lisan, tertulis sampai tilang,” bebernya.

Diharapkannya masyarakat harus patuhi aturan, sehingga tidak perlu pihaknya mengambil tindakan penegakkan hukum. Menurutnya masyarakat harus paham secara kasat mata untuk keselamatan masyarakat dalam hal berlalu lintas di jalan raya. Sebagai contoh menggunakan helm SNIe melindungi kepala dan sangat berguna. Apabila terjadi kecelakaan korban terselamatkan karena terlindungi oleh helm.

” Berapa banyak korban yang mengalami kecelakaan lalu lintas tidak menggunakan helm. Itu kondisinya parah dan fatal. Bahkan bisa saja terjadi kematian. Nah kita cek plat nomor, TNKB, spion. Ini kita upayakan supaya masyarakat paham. Masyarakat tertib aturan berlalu lintas, tingkat kecelakaan lalu lintas dapat di tekan. Ijin operasi patuh di seluruh Indonesia serentak,” tuturnya. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *