Terbalik dan Terbakar Mobil Tangki BBM Diduga Distribusi BBM Ilegal

Terbalik dan Terbakar Mobil Tangki BBM Diduga Distribusi BBM Ilegal

Sulawesi Tengah.SorongPos.Com,- Insiden terbakarnya mobil tangki BBM di Balantak Utara, Sulawesi Tengah pada akhir Agustus 2026, memang terjadi dan memicu dugaan adanya permainan atau aktor di balik distribusi BBM ilegal di wilayah tersebut.

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, insiden terjadi di Jalan Trans Balantak, Desa Kuntang, Kecamatan Balantak Utara, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada Kamis 27 Agustus 2026 sekitar pukul 13.10 WITA.

Penyebab awal, truk tangki bermuatan solar milik PT Raja Diesel Energi (nomor polisi DN 8939 CY) diduga tidak mampu melewati tanjakan, lalu kehilangan kendali, bergerak mundur, tergelincir, dan terguling ke sisi kiri hingga terbalik.

Akibat posisi terbalik memicu tumpahan solar yang cepat terbakar. Api berhasil dipadamkan setelah lebih dari dua jam, sekitar pukul 15.30 WITA. Kendaraan mengalami kerusakan parah, namun tidak ada korban jiwa.

Dugaan keterlibatan pemain BBM ilegal Meski kepolisian setempat menekankan aspek kecelakaan lalu lintas sebagai pemicu kebakaran, publik dan sejumlah media menyoroti konteks yang lebih luas.

Sorotan publik terhadap mafia BBM, beberapa laporan menyoroti apakah Polda Sulawesi Tengah akan menjerat aktor intelektual, di balik operasi tangki solar yang diduga ilegal di kawasan Luwuk Utara, atau kasus ini akan menguap seperti skandal BBM sebelumnya di Bunta.

Bahkan pola serupa di Sulsel dan Sulteng, dalam beberapa bulan terakhir, Polda Sulsel mengungkap jaringan penyalahgunaan BBM bersubsidi bernilai puluhan miliar rupiah yang melibatkan kapal tanker dan truk tangki, dengan puluhan tersangka dan beberapa DPO.

Sementara sebelumnya di Sulteng, pada 2025 juga pernah mencuat dugaan sindikat yang mengirim solar bersubsidi ke Morowali, Morowali Utara, dan Luwuk Banggai.

Modusnya dan temunnya di berbagai daerah menunjukkan modus seperti tangki dimodifikasi, kerja sama oknum SPBU, dan penggunaan armada darat–laut untuk mengalihkan BBM subsidi ke jalur tidak sah.

Mitigasi dampak, Kapolsek Balantak menyatakan, upaya mitigasi dampak lebih luas dari insiden tersebut, termasuk pengamanan lokasi dan proses pemadaman.

Tekanan publik, Media lokal menekan agar penyelidikan tidak berhenti pada aspek teknis kecelakaan, melainkan juga menelusuri rantai distribusi dan kemungkinan adanya aktor intelektual di balik operasi tangki yang diduga ilegal.(nal)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *