Ditnarkoba Polda PBD, Berikan Edukasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

Ditnarkoba Polda PBD, Berikan Edukasi dan Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika

SORONG.SorongPos.Com,-Kepolisian Daerah Papua Barat Daya melalui Direktorat Reserse Narkoba, terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan edukasi dan pencegahan terhadap penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat. Dalam rangka meningkatkan kesadaran publik mengenai bahaya narkoba, Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua Barat Daya menghadiri kegiatan dialog interaktif yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) Sorong, Senin (13/05).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIT hingga selesai tersebut, dilaksanakan di Studio Pro1 Radio Republik Indonesia (RRI) Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Direktur Reserse Narkoba Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Rizal Marito, S.H., S.I.K., M.Si., diwakili oleh Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya AKBP Hasoloan Situmorang, S.H., S.I.K., M.H., sebagai narasumber utama dalam program dialog interaktif bertajuk “Dialog Sorong Bisa” dengan mengangkat tema “Narkoba Mengancam Masa Depan.”
Dalam dialog tersebut, AKBP Hasoloan Situmorang menyampaikan, penyalahgunaan narkotika merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda, menghancurkan kehidupan keluarga, serta mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. ” Oleh sebab itu, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga para orang tua dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba,” akunya.

Lebih lanjut Ditresnarkoba Polda Papua Barat Daya bersama Polres jajaran, terus melaksanakan berbagai langkah preventif melalui sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya narkoba di sekolah-sekolah, lingkungan masyarakat maupun tempat-tempat rawan peredaran gelap narkotika. Menurutnya edukasi dini dinilai sangat penting guna membangun ketahanan masyarakat terhadap pengaruh buruk narkoba.
Kegiatan dialog interaktif tersebut juga mendapat perhatian dan respon positif dari masyarakat yang mengikuti siaran secara langsung maupun melalui sambungan telepon interaktif. Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan beberapa masukan dan harapan kepada pihak Kepolisian, di antaranya meminta agar kegiatan sosialisasi tentang bahaya narkoba lebih ditingkatkan oleh seluruh Polres jajaran Polda Papua Barat Daya, khususnya kepada kalangan pelajar dan para orang tuam ” Masyarakat juga berharap agar para pelaku tindak pidana narkotika diberikan hukuman yang maksimal guna memberikan efek jera serta mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba di wilayah Papua Barat Daya. Harapan lainnya yang disampaikan yaitu perlunya pembangunan pusat rehabilitasi narkoba di Provinsi Papua Barat Daya guna membantu proses pemulihan para pengguna narkoba agar dapat kembali menjalani kehidupan sosial secara normal,” tuturnya

Tidak hanya itu Olan sapaan akrabnya menjelaskan, masyarakat juga meminta agar identitas maupun data pribadi para pemberi informasi atau informan yang melaporkan adanya peredaran narkoba maupun oknum anggota Polri yang terlibat narkoba dapat dijaga kerahasiaannya.Bahkan pihak Ditresnarkoba bakal berikan perlindungan terhadap identitas pelapor merupakan bagian penting dalam upaya pengungkapan jaringan peredaran narkotika dan pihak Kepolisian menjamin keamanan serta kerahasiaan informasi dari masyarakat.
Melalui kegiatan dialog interaktif ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya narkoba sekaligus memperkuat sinergi antara Kepolisian dan masyarakat dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah Papua Barat Daya.
Selama kegiatan berlangsung situasi berjalan aman, tertib dan lancar.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *