SORONG. SorongPos.Com,- Bertempat di Kampus Institut Agama Islam Negeri(IAIN) Anggota DPR-RI Daerah Pemilihan Papua Barat Daya Robert Joppy Kardinal melakukan tatap muka dan sosialisasi 4 pilar bersama mahasiswa IAIN yang berjumlah kurang lebih 150 orang.
Saat ditemui media ini disela-sela Sosialisasi 4 Pilar di Kampus IAIN Sabtu (17/5) saat ditemui media ini menjelaskan, sosialisasi 4 pilar terdiri dari UUD 1945, Pancasila,NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.
Menurutnya bahwa sosialiasi 4 pilar wajib dilakukan oleh setiap anggota MPR-RI yang terdiri dari DPR-RI dan DPD- RI dan setiap tahun dilakukan sebanyak 6 kali.
” Ini pelaksanaan sosialisasi yang ke- 3 di tahun 2025,” urainya.
Dikatakannya pula sosialisasi 4 pilar harus diterapkan sampai ke masyarakat tentang kehidupan bangsa dan bernegara, kemakmuran bangsa. Tentunya sesuai dengan apa yang diterapkan dalam kelima sila Pancasila. Lanjut RJK sapaan akrabnya, masyarakat harus tahu, saling mendukung dan sebagainya. Hal ini dikarenakan kemajuan teknologi, banyak hal yang diperoleh masyarakat dengan mudah.

” Kemudian yang didapatkan informasi yang negatif, pegang handphone saja sudah tahu. Tapi harus bedakan, ada yang positif dan negatif,” urainya.
Oleh karena itu menurut RJK, sosialisasi 4 pilar wajib terus disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat termasuk para mahasiswa. Sebagai contoh lihat negara besar seperti Uni Soviet, akhirnya terpecah menjadi negara-negara kecil.
Hal ini dikarenakan mungkin saja tidak memiliki Pancasila, Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya negara Yugoslavia juga terpecah, Korsel dan Korut juga tidak bisa akur.” Ini kenapa karena tidak memiliki Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika. Padahal mereka semua satu ras, orang Korea satu ras, orang Rusia dan Ukraina satu ras. Bahasa sama, muka sama, makanan pun juga.
Tetap hancur juga, kita disini beda hidup berdampingan semua. Apalagi di kota Sorong, dengan kondisi heterogen masyarakatnya. Tapi hidup aman dan sampai saja, itu kenapa karena Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika,” bebernya. (boy)

