Tujuh Pekerja Proyek Jalan Berhasil Dievakuasi Pasca Penyerangan dan Pembakaran Base Camp, Polres Tambrauw Tingkatkan Pengamanan

Tujuh Pekerja Proyek Jalan Berhasil Dievakuasi Pasca Penyerangan dan Pembakaran Base Camp, Polres Tambrauw Tingkatkan Pengamanan

TAMBRAUW. SorongPos.Com,-Menyusul dengan aksi penyerangan dari TPNPB Kodap XXXIII Rumana Tambrauw yang terjadi pada hari Rabu(4/11) di Kampung Sikor, Distrik Fef Kabupaten Tambrauw yang menargetkan para pekerja proyek pembangunan jalan dan membakar sejumlah fasilitas perusahaan berupa base camp,sepeda motor, mobil hilux. Adapun kejadian penembakan terjadi pada tanggal (4/11)

Terkait hal tersebut Kapolres Tambrauw AKBP Eddwar Martua Panjaitan, S.I.K,.M.H., menjelaskan bahwa sebagai langkah antisipasi, guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pasca insiden pembakaran camp pekerja proyek di Distrik Fef, Kabupaten Tambrauw. Dimana pihaknya meningkatkan pengamanan dan patroli rutin, dengan melibatkan personel gabungan Polres Tambrauw, Brimob, TNI, serta unsur masyarakat yang dilaksanakan pada hari Jumat(6/11).

Selain itu Kapolres Tambrauw juga menyampaikan tidak hanya melakukan patroli, tetapi bersama personel gabungan, melaksanakan kegiatan lanjutan berupa pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan pengumpulan barang bukti, serta pemantauan situasi keamanan di lokasi kejadian penyerangan dan pembakaran camp.

Disamping itu juga Kapolres menguraikan dalam perkembangan penanganan insiden tersebut, korban terakhir yang sebelumnya dilaporkan hilang, yakni Naharudin (41), berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan telah dievakuasi.

Kapolres Tambrauw juga mengatakan 7 orang pekerja proyek yang terdampak insiden pembakaran camp telah berhasil ditemukan dan dievakuasi.

” Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan, dari Polres Tambrauw telah mengambil sejumlah langkah strategis, di antaranya berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat, agar bersama-sama menjaga situasi keamanan agar tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Selain itu Kapolres juga menegaskan patroli gabungan lebih ditingkatkan bersama personel Brimob, Kodim 1810/Tambrauw, dan Satgas Pamrahwan 764. Menurutnya kegiatan tersebut meliputi pengamanan terbuka dan tertutup serta patroli mobile di wilayah Distrik Fef, Distrik Bamusbama, dan sejumlah wilayah sekitarnya.

Bahkan Kapolres juga telah menginstruksikan jajaran Intelkam untuk meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, Satbinmas agar terus mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat, serta Satreskrim guna melakukan penyelidikan dan penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

” Langkah – langkah yang kami ambil untuk memberikan perlindungan dan rasa aman kepada masyarakat, mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas, serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berjalan dengan baik,” terangnya.

Kata Kapolres juga pihakanya juga mengimbau seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta tidak menyebarkan berita yang dapat menimbulkan keresahan. Bahkan pihaknya berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban demi, terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kabupaten Tambrauw.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *