POLIRAN Polresta Berdayakan  Warga Kokoda Melalui Kebun Hidroponik

POLIRAN Polresta Berdayakan  Warga Kokoda Melalui Kebun Hidroponik

SORONG.SorongPos.Com,– Polresta Sorong Kota terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui program POLIRAN (Polisi Peduli Pengangguran) yang sejalan dengan tagline “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui program ini, Polresta Sorong Kota memberdayakan warga Kompleks Kokoda, Kelurahan Klawasi, Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, melalui pengembangan kebun hidroponik sebagai upaya membuka peluang kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan, S.I.K., M.H., didampingi Kabag Ops, Kasat Binmas, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Klawasi, Kamis(22/10) meninjau langsung kebun hidroponik, sekaligus mengecek pertumbuhan tanaman pakcoy dan selada yang dibudidayakan warga.

Program ini berawal dari pendataan yang dilakukan Polresta Sorong Kota terhadap warga Kokoda. Dari hasil pendataan tersebut, tercatat sebanyak 49 kepala keluarga (KK) belum memiliki pekerjaan tetap. Pendataan juga mencakup latar belakang pendidikan, ijazah, serta keterampilan yang dimiliki warga sebagai dasar, untuk mengembangkan peluang kerja sesuai potensi masing-masing.

Sebagai langkah nyata, Kapolresta Sorong Kota menggagas pengembangan kebun hidroponik, dengan melibatkan warga setempat dalam proses perawatan hingga panen.

Kemudian tahap awal, enam warga akan ditunjuk secara bergiliran, untuk bertanggung jawab atas keamanan, pemantauan pertumbuhan tanaman, dan kebersihan kebun hidroponik di bawah koordinasi kepala lingkungan.

Hasil panen pakcoy dan selada nantinya, akan dipasarkan ke toko sayur maupun swalayan dan supermarket di Kota Sorong.

Diharapkan pendapatan dari penjualan tersebut, direncanakan untuk mendukung penghasilan koordinator dan petugas yang terlibat, sementara sisanya dimasukkan ke dalam kas bersama yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan 49 KK warga Kokoda.

Sistem penugasan akan dilakukan secara bergantian pada setiap siklus panen. Dengan demikian kesempatan, untuk terlibat langsung dalam pengelolaan kebun hidroponik dapat dirasakan oleh lebih banyak warga, sehingga program ini tidak hanya menciptakan kegiatan produktif, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kebersamaan, dan kemandirian ekonomi masyarakat.

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan menegaskan bahwa, program Poliran tidak sekadar menjadi kegiatan pertanian, tetapi juga merupakan upaya membuka peluang kerja dan mendorong masyarakat agar lebih produktif.
“Melalui program ini, kami ingin warga memiliki kegiatan positif yang dapat menghasilkan pendapatan. Kami berharap kebun hidroponik ini berkembang, memberikan manfaat nyata bagi 49 KK warga Kokoda, serta menjadi langkah awal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” akunya.

Selain pemberdayaan melalui kebun hidroponik, pendataan keterampilan dan latar belakang pendidikan warga juga menjadi dasar, untuk mendorong mereka memperoleh kesempatan kerja di sektor lain.
Kedepan, warga yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dapat diarahkan, untuk mendapatkan peluang kerja melalui koordinasi dengan instansi terkait, termasuk Dinas Tenaga Kerja.

Program POLIRAN ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata tagline “Polisi Bersama Masyarakat”, di mana kehadiran Polri tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan warga.

Melalui kebun hidroponik tersebut, Polresta Sorong Kota berharap tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif dapat membuka peluang kerja, mengurangi pengangguran, serta memperkuat hubungan kemitraan antara Polri dan masyarakat. Dengan masyarakat yang semakin produktif dan mandiri, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman, harmonis, dan kondusif.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *