SORONG.SorongPos.Com,-Kepala Satuan Tugas Makanan Bergizi Gratis (Kasatgas MBG) Kota Sorong yang juga merupakan Plt Sekda Kota Sorong Dr. Ruddy Laku, S.PI.MM mengatakan, rencana terkait MBG pola prasmanan. Dimana Satgas MBG sangat mendukung program tersebut, sehingga kenapa dengan begitu bisa mengurangi waktu penyajian. Dijelaskannya pula pola tersebut, sudah diberlakukan pada beberapa daerah di Jawa.
” Pola MBG prasmanan sangat bagus, karena dituang langsung ke piring masing-masing. Saya kira bagus juga untuk antisipasi atau menghindari keracunan dan sebagainya,” ujarnya.
Soal kapan pemberlakuan MBG pola prasmanan di Kota Sorong. Dimana pastinya akan diberlakukan secara umum, hanya tinggal menunggu kesiapan dari SPPG ke setiap sekolah.Menurutnya sesuai berita yang dimuat pada beberapa daerah di Jawa, petugas yang melayani dari MBG dan tidak mungkin dilakukan oleh tenaga pengajar atau guru.
” Karena tugas guru hanya kasih belajar siswa dan bukan bagi makanan artinya jangan kita mengulangi waktu mengajar dan menambah beban guru yang menyiapkan materi dengan kompeten, tupoksi guru mengajar sehingga meningkatkan siswa yang berkualitas,” ujarnya.
Diakui Ruddy rencana pola MBG pola prasmanan. Dimana pihaknya mendukung, hanya saja saat ini belum ada koordinasi antara Satgas MBG Kota Sorong dengan setiap SPPG. Hal ini dikarenakan belum ada penyampaian dari Korwil MBG.
“Pokoknya yang terbaik bagi MBG, kami pasti dukung dan jangan sampai terjadi lagi siswa keracunan. Kita berharap kejadian di SMP Muhamadyah adalah kejadian pertama dan terakhir. Pasca kejadian itu, SPPG yang sempat ditutup, karena sudah lewat 20 hari. Saya kira sudah dibuka kembali,” bebernya.(boy)

