BMKG Sorong Sebutkan Kabupaten Sorsel Titik Panas Terbesar Di Wilayah Papua Barat Daya

BMKG Sorong Sebutkan Kabupaten Sorsel Titik Panas Terbesar Di Wilayah Papua Barat Daya

SORONG.SorongPos.Com,- Stasiun Meteorologi Kelas I Domine Eduard Osok (DEO) Sorong mencatat sebanyak 1.463 titik panas (hotspot) tersebar di 5 kabupaten dan 1 kota di Provinsi Papua Barat Daya (PBD) sejak 1 hingga 8 Oktober 2026.

Hal ini sebagaimana disampaikan Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I DEO Sorong Ahmad Bisri di Sorong, Kamis (8/10) dalam Press Conference Dampak Karhutla Terhadap Penerbangan di Sorong. Dijelaskannya juga hasil pemantauan titik panas, dilakukan setiap hari dan direkapitulasi untuk mengetahui perkembangan sebarannya di wilayah Papua Barat Daya.

“Ini kami pantau setiap hari dan kami rekap. Dari tanggal 1 Oktober hingga hari ini tercatat 1.463 titik panas,” terangnya.

Lebih lanjut Ahmad menjelaskan, sebaran titik panas pada periode tersebut, paling banyak ditemukan di Kabupaten Sorong Selatan dengan 695 titik, disusul Kabupaten Raja Ampat sebanyak 368 titik. Selanjutnya Kabupaten Sorong tercatat 149 titik, Kabupaten Tambrauw 142 titik, Kabupaten Maybrat 91 titik, dan Kota Sorong sebanyak 18 titik panas.

Ahmad mengatakan data titik panas tersebut, menjadi bagian dari bahan koordinasi antar lembaga dalam memantau kondisi kebakaran hutan dan lahan serta dampak asap di wilayah Papua Barat Daya.

Sementara itu, lanjut Ahmad berdasarkan rekapitulasi Stasiun Meteorologi Kelas I DEO Sorong, jumlah titik panas pada September 2026 mencapai 2.240 titik yang tersebar di seluruh wilayah Papua Barat Daya.

Rinciannya, Kota Sorong sebanyak 24 titik, Kabupaten Sorong 191 titik, Sorong Selatan 1.228 titik, Raja Ampat 513 titik, Tambrauw 207 titik, dan Maybrat 77 titik.

” Dengan demikian, Kabupaten Sorong Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas tertinggi baik pada September maupun periode 1-8 Oktober 2026,” pungkasnya.(boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *